WAHANANEWS.CO, CIANJUR - Sebanyak enam warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami keracunan makanan jenis Jamur Rampak Kidang atau Jamur Tangkil yang diambil dari kebun pribadi, Senin (10/2/2025) kemarin.
Mereka yang diketahui masih kerabat tersebut, setelah memakan jamur itu langsung mengalami gejala mual, muntah dan demam sekitar pukul 10.00 WIB.
Baca Juga:
MBG Mengandung Boraks-Kontaminasi Bakteri Penyebab 162 Siswa di Anambas
Lalu, sekitar pukul 12.00 WIB, keenam orang tersebut pun dibawa ke Puskesmas Cibeber untuk mendapatkan penanganan medis. Kini para korban telah dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur.
"Dua keluarga itu mengalami keracunan setelah mengonsumsi jamur rampak kidang atau jamur tangkil yang diambil dari kebun pribadi," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, dikutip dari tribunnews.com, kemarin.
Jamur yang diambil tersebut, lanjut dia, dimasak dengan cara ditumis, dan ditambahkan beberapa bumbu - bumbu, lalu dimakan sebagai lauk nasi.
Baca Juga:
Rampung Dibangun, Koperasi Desa Aur Duri Didorong Jadi Motor Ekonomi Rakyat
"Seharusnya, jamur itu tidak boleh dimakan saat panas, tunggu dingin baru dimakan. Ayah saya pun ikut makan. Rata-rata makannya setengah mangkok," katanya.
Sementara itu, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, Jawa Barat, membenarkan ada enam warga yang mengalami keracunan. Hal tersebut diungkap Humas RSUD Sayang Cianjur, Asep Holman.
Menurut dia, enam warga itu mengalami sejumlah gejala seperti muntah, demam, dan mual.