<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://cianjur.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Wahana News Cianjur - Inspirasi Konsumen Cianjur</title>
        <link>https://cianjur.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita Cianjur dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Cianjur</description>
        <lastBuildDate>Wed, 19 Mar 2025 12:00:45 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by cianjur.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Wahana News Cianjur - Inspirasi Konsumen Cianjur</title>
            <link>https://cianjur.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>Darmawan Prasodjo Apresiasi Kreativitas Modifikasi Motor Listrik, Siap Massifkan SPKLU</title>
                <link>https://jabar.wahananews.co/utama/darmawan&#45;prasodjo&#45;apresiasi&#45;kreativitas&#45;modifikasi&#45;motor&#45;listrik&#45;siap&#45;massifkan&#45;spklu&#45;szig00yr7x/0</link>
                <comments>https://jabar.wahananews.co/utama/darmawan&#45;prasodjo&#45;apresiasi&#45;kreativitas&#45;modifikasi&#45;motor&#45;listrik&#45;siap&#45;massifkan&#45;spklu&#45;szig00yr7x/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 16 Sep 2025 17:40:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Boby Roska]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[JABAR.WAHANANEWS.CO — Perkembangan teknologi kendaraan listrik, khususnya motor listrik, terus menunjukkan trend positif di Indonesia.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JABAR.WAHANANEWS.CO — </strong>Perkembangan teknologi kendaraan listrik, khususnya motor listrik, terus menunjukkan trend positif di Indonesia.</p><p>Data Kementerian Perhubungan mencatat, jumlah kendaraan listrik roda dua meningkat signifikan dalam dua tahun terakhir.</p><p>Pada 2023, tercatat lebih dari 67 ribu unit motor listrik yang mengaspal di jalan raya, dan pada 2025 jumlahnya diproyeksikan menembus angka 200 ribu unit seiring meningkatnya minat masyarakat, dukungan regulasi, serta makin meratanya infrastruktur pengisian daya.</p><p>Semangat itu pula yang terlihat dari rombongan Alva Owners Club, komunitas pengguna motor listrik Alva, yang tengah melakukan touring lintas kota dari Bekasi menuju Bali dengan jarak tempuh sekitar 1.200 kilometer.</p><p>Rombongan berjumlah enam orang ini dipimpin oleh Yari, seorang penggemar otomotif listrik yang berani memodifikasi motornya untuk pembuktian ketangguhan teknologi ramah lingkungan.</p><p>Pertemuan mereka dengan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, terjadi di SPKLU PLN UP3 Yogyakarta pada&nbsp;6 September 2025. Darmawan menyempatkan diri untuk menyapa dan berbincang dengan para pegiat motor listrik ini, seraya memberikan apresiasi terhadap keberanian mereka.</p><p>“Saya kagum dengan kreativitas dan keberanian para anggota komunitas. Motor listrik hasil modifikasi ini menunjukkan potensi besar bahwa kendaraan listrik bisa lebih dari sekadar ramah lingkungan, tetapi juga tangguh untuk perjalanan jauh. Semangat seperti ini perlu kita dukung penuh,” ujar Darmawan, dikutip Selasa (16/9/2025).</p><p>Yari menjelaskan bahwa motor yang digunakannya adalah Alva One yang telah dimodifikasi mulai dari baterai, kontroler, hingga limit kecepatannya. Hasilnya, motor tersebut mampu menempuh jarak hingga 180 kilometer dalam sekali cas dengan kecepatan maksimal mencapai 150 km/jam.</p><p>Diskusi ringan pun mengalir. Darmawan memberi pujian khusus pada inovasi Yari, sembari menegaskan bahwa PLN siap mendukung penuh ekosistem kendaraan listrik lewat pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik strategis.</p><p>Di sisi lain, Yari menuturkan motivasi mereka melakukan touring adalah untuk memberikan bukti nyata kepada masyarakat bahwa motor listrik sudah dapat diandalkan sebagai pengganti motor berbahan bakar fosil.</p><p>“ Touring ini adalah cara kami menunjukkan bahwa motor listrik bukan lagi wacana. Teknologinya sudah mumpuni, hemat, dan ramah lingkungan. Bahkan saya bilang, kalau sudah punya satu motor listrik, pasti ingin beli lagi karena irit dan canggih,” ungkap Yari dengan semangat.</p><p><strong>[Redaktur: Mega Puspita]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/darmawan-prasodjo-apresiasi-kreativitas-modifikasi-motor-listrik-siap-massifkan-spklu_E08hmXv8ji.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Begini Strategi PLN Tekan Emisi Karbon Tanpa Korbankan Finansial Perusahaan</title>
                <link>https://jabar.wahananews.co/utama/begini&#45;strategi&#45;pln&#45;tekan&#45;emisi&#45;karbon&#45;tanpa&#45;korbankan&#45;finansial&#45;perusahaan&#45;3BcMEKHb73/0</link>
                <comments>https://jabar.wahananews.co/utama/begini&#45;strategi&#45;pln&#45;tekan&#45;emisi&#45;karbon&#45;tanpa&#45;korbankan&#45;finansial&#45;perusahaan&#45;3BcMEKHb73/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Sep 2025 16:38:32 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Boby Roska]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[JABAR.WAHANANEWS.CO — Dalam pencapaian net zero tahun 2060, PT PLN (Persero) harus menyeimbangkan antara keandalan pasokan listrik, keterjangkauan, dan keberlanjutan lingkungan serta menjaga kesehatan finansial korporat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JABAR.WAHANANEWS.CO — </strong>Dalam pencapaian net zero tahun 2060, PT PLN (Persero) harus menyeimbangkan antara keandalan pasokan listrik, keterjangkauan, dan keberlanjutan lingkungan serta menjaga kesehatan finansial korporat.</p><p>Berbagai inovasi ditempuh untuk memastikan target penurunan emisi tetap berjalan sambil secara bertahap melakukan transisi energi tanpa harus mengorbankan kondisi keuangan perusahaan.</p><p>Parulian Noviandri, EVP Perencanaan Strategi Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), menjelaskan, salah satu bentuk keberlanjutan lingkungan yang tidak mengorbankan keuangan korporat dengan secara bertahap melakukan diversifikasi bahan bakar pembangkit batu bara dengan biomassa (Co firing).</p><p>Untuk tahun ini ada 52 lokasi yang jalankan progrma co firing dengan total kapasitas 2,45 gigawatt (GW) dan potensi reduksi emisi sebesar 10,75 juta ton CO2.</p><p>Selanjutnya, konversi konsumsi bahan bakar minyak dengan EBT melaui program Dedieselisasi dan Hibridisasi. Tujuannya untuk mengganti / mengurangi penggunaan BBM, peningkatan efisiensi biaya bahan bakar, mengurangi emisi karbon serta peningkatan keandalan listrik.</p><p>"Program konversi PLTD ke EBT & Hybrid dilakukan secara bertahap di 631 lokasi PLTD yang tersebar di seluruh Indonesia," ujar Parulian dalam diskusi bertema bertema “Collaboration to Advance The ESDM Sector” di Kinasih Resort and Conference, Bogor, dikutip Rabu (10/9/2025).</p><p>Program Dedieselisasi dilaksanakan pada 3.378 unit pembangkit diesel yang masih beroperasi melalui tiga program yakni program EBT dan Hybrid sebesar 0.62 GW di 631 lokasi. Kemudian mengganti PLTD menjadi PLTMG berbahan bakar gas 0,21 GW di 35 lokasi. Serta Program Interkoneksi ke Grid 0,75 GW di 154 lokasi.</p><p>Hibridisasi PLTD dengan PLTS+Baterai ditargetkan bisa menurunkan konsumsi BBM hingga 8,1 juta liter per tahun dengan potensi efisiensi biaya Rp58,84 miliar per tahun. Ada pilot project Hibirdisasi Maratua dengan kapasitas PV 300 kW, Baterai 600 kWh. Mengurangi BBM 46.219,95 liter (Agustus-Des 2025). Menurunkan emisi karbon 110.465,68 kg CO2," ujar Parulian.</p><p>PLN mengakui saat ini lebih dari 60% pembangkit masih menggunakan PLTU batu bara untuk itu manajemen terus meningkatkan penggunaan teknologi untuk menangkap emisi karbon yang dihasilkan. PLN bermitra dengan perusahaan energi lain dalam pengembangan dan study CCUS.&nbsp;</p><p>"Net Zero Emission bagaimana pembangkit yang ada kita tambahkan teknoklogi, dengan CCS (Carbon Capture Storage)," kata Parulian.</p><p><strong>[Redaktur: Mega Puspita]</strong><br>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/begini-strategi-pln-tekan-emisi-karbon-tanpa-korbankan-finansial-perusahaan_AkX6GDTtig.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Hari Pelanggan Nasional, PLN UID Jabar Hadirkan Layanan Spesial: Pelanggan Hebat, Energi Bersahabat</title>
                <link>https://jabar.wahananews.co/utama/hari&#45;pelanggan&#45;nasional&#45;pln&#45;uid&#45;jabar&#45;hadirkan&#45;layanan&#45;spesial&#45;pelanggan&#45;hebat&#45;energi&#45;bersahabat&#45;Ua45T8bKe9/0</link>
                <comments>https://jabar.wahananews.co/utama/hari&#45;pelanggan&#45;nasional&#45;pln&#45;uid&#45;jabar&#45;hadirkan&#45;layanan&#45;spesial&#45;pelanggan&#45;hebat&#45;energi&#45;bersahabat&#45;Ua45T8bKe9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 06 Sep 2025 18:29:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Boby Roska]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[JABAR.WAHANANEWS.CO — Peringati Hari Pelanggan Nasional 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menggelar rangkaian kegiatan spesial dengan tema “Pelanggan Hebat, Energi Bersahabat”.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JABAR.WAHANANEWS.CO —</strong> Peringati Hari Pelanggan Nasional 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menggelar rangkaian kegiatan spesial dengan tema “Pelanggan Hebat, Energi Bersahabat”.&nbsp;</p><p>Berbagai program dilaksanakan di seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) se-Jawa Barat, sebagai bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan yang telah menjadi mitra utama dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.</p><p>Kegiatan Safari Nostalgia dilaksanakan General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, di ULP Mustika Jaya, Bekasi (4/9). General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, bersama jajaran manajemen turun langsung melayani pelanggan yang datang ke kantor pelayanan.</p><p>Suasana penuh kehangatan ini menjadi momen berharga untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan dan masukan pelanggan.</p><p>Selain itu, seluruh UP3 di Jawa Barat juga melaksanakan Customer Experience Day, sebuah agenda apresiasi kepada pelanggan setia.</p><p>Dalam kegiatan ini, PLN memberikan penghargaan kepada pelanggan yang selalu membayar listrik tepat waktu serta pelanggan paling aktif menggunakan aplikasi PLN Mobile.</p><p>Acara ini menjadi bukti bahwa PLN terus berkomitmen menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan modern.</p><p>Tidak berhenti di situ, rangkaian Hari Pelanggan Nasional PLN UID Jabar juga diwarnai dengan program PLN Goes To You, di mana manajemen melakukan kunjungan langsung ke pelanggan industri strategis seperti PT South Pacific Viscose (SPV) dan PT Serambi Gayo Sentosa.</p><p>Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan kelistrikan pelanggan dapat terpenuhi dengan baik, sehingga mendukung keberlanjutan bisnis dan memperkuat daya saing produk di pasar lokal dan internasional.</p><p>Jajaran manajemen PLN UID Jabar juga melakukan kunjungan ke YLKI dan Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat sebagai bentuk sinergi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat, Dan Satriana, menyampaikan apresiasinya.</p><p>“Kami memberikan apresiasi untuk PT PLN (Persero) UID Jawa Barat yang mengutamakan kepentingan pelanggan dalam pelayanan yang diberikan. Komitmen ini sejalan dengan upaya mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ungkap Dan Satriana, dikutip Sabtu (6/9/2025).</p><p>General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa Hari Pelanggan Nasional adalah momen penting bagi PLN untuk mempererat kedekatan dengan pelanggan.</p><p>“Pelanggan adalah mitra terpenting kami. Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa layanan PLN tidak hanya sebatas energi listrik, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang positif, rasa aman, dan kepuasan bagi seluruh pelanggan,” jelas Sugeng.</p><p>Dengan tema besar “Pelanggan Hebat, Energi Bersahabat,” PLN UID Jawa Barat berharap momentum Hari Pelanggan Nasional tahun ini semakin memperkuat sinergi dengan masyarakat. Tidak hanya menghadirkan listrik andal, tetapi juga mendukung keberlangsungan usaha, kenyamanan hidup, serta pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.</p><p><strong>[Redaktur: Mega Puspita]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir092025/hari-pelanggan-nasional-pln-uid-jabar-hadirkan-layanan-spesial-pelanggan-hebat-energi-bersahabat_9uu79lIB24.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Soal Kasus Keracunan, Dinkes Cianjur Minta Labkesda Jabar Percepat Pemeriksaan Uji Sampel Makanan MBG</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/soal&#45;kasus&#45;keracunan&#45;dinkes&#45;cianjur&#45;minta&#45;labkesda&#45;jabar&#45;percepat&#45;pemeriksaan&#45;uji&#45;sampel&#45;makanan&#45;mbg&#45;P7stIQ1l6g/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/soal&#45;kasus&#45;keracunan&#45;dinkes&#45;cianjur&#45;minta&#45;labkesda&#45;jabar&#45;percepat&#45;pemeriksaan&#45;uji&#45;sampel&#45;makanan&#45;mbg&#45;P7stIQ1l6g/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 25 Apr 2025 19:12:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Kabid Pencagahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Laila Yahya mengatakan jika pihaknya sudah mengirimkan sampel makanan yang disantap dan dimuntahkan para korban keracunan ke Labkesda Jawa Barat pada Senin (22/4/2025).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Kabid Pencagahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Laila Yahya mengatakan jika pihaknya sudah mengirimkan sampel makanan yang disantap dan dimuntahkan para korban keracunan ke Labkesda Jawa Barat pada Senin (22/4/2025).</p><p>Oleh sebab itu, Frida meminta Labkesda Provinsi Jawa Barat untuk mempercepat proses pemeriksaan uji sampel makanan yang diduga menyebabkan puluhan siswa mengalami keracunan.</p><p>"Biasanya pemeriksaan uji sampel tersebut hasilnya keluar selama dua pekan. Namun, karena kejadian kemarin, kita meminta agar pemeriksaanya dipercepat, semoga saja dalam waktu tiga hari hasilnya sudah didapatkan," ujarnya dikutip dari <i>Tribunjabar</i>, Kamis (24/4/2025).</p><p>Sample yang dikirimkan ke Labkesda Provinsi Jawa Barat tersebut lanjut dia, yaitu terdiri dari beberapa makanan berupa mie goreng, ayam suwir, tempe krispi, semangka dan muntahan dari para korban.</p><p>"Berdasarkan kronologis dan hasil wawancara yang didapat, semuanya (korban) memang mengkonsumsi makan siang tersebut. Tapi saya kurang paham dalam pendistribusiannya, apakah ada yang lebih awal, atau terakhir," kata dia.</p><p>Selain itu Frida mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, dapur yang memproduksi makan tersebut sudah cukup laik, dan higenis.</p><p>"Dalam pengawasan dan memonitor kehigenisan di tempat produksi Makan Siang Gratis (MBG) mulai dari kesehatan lingkungan dan sanitasi, itu dilakukan oleh Bidang Kesmas Dinkes," katanya.</p><p>Frida menambahkan, pihaknya mencatat ada sebanyak 79 siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit.</p><p>Dari puluhan korban tersebut terdiri dari 60 Siswa MAN 1 Cianjur, dan 19 lainya siswa SMP PGRI 1 Cianjur.</p><p>"Saat ini puluhan siswa yang mengalami gejala keracunan dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit, semuanya sudah pulih dan diperbolehkan pulang," kata dia.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/soal-kasus-keracunan-dinkes-cianjur-minta-labkesda-jabar-percepat-pemeriksaan-uji-sampel-makanan-mbg_0D300EzaPn.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pengunjung Sepi, Pengusaha Hotel dan Restoran di Cianjur Minta Adanya Penangguhan Pajak</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/pengunjung&#45;sepi&#45;pengusaha&#45;hotel&#45;dan&#45;restoran&#45;di&#45;cianjur&#45;minta&#45;adanya&#45;penangguhan&#45;pajak&#45;yIqiSk4XR7/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/pengunjung&#45;sepi&#45;pengusaha&#45;hotel&#45;dan&#45;restoran&#45;di&#45;cianjur&#45;minta&#45;adanya&#45;penangguhan&#45;pajak&#45;yIqiSk4XR7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 25 Apr 2025 17:36:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Kerena sepi&#45;nya pengunjung terhadap hotel dan restoran di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sejumlah pengusaha memilih untuk melakukan pengurangan karyawan hingga 25 persen.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Kerena sepi-nya pengunjung terhadap hotel dan restoran di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sejumlah pengusaha memilih untuk melakukan pengurangan karyawan hingga 25 persen.</p><p>Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur Nano Indrapraja mengungkapkan jika sepi-nya pengunjung merupakan dampak dari efisiensi anggaran pemerintah yang mulai dirasakan oleh pengelola hotel dan restoran. Sehingga Pemkab Cianjur diharapkan dapat melakukan penangguhan pajak.</p><p>"Angka kunjungan terus menurun sejak pemerintah menerapkan efisiensi anggaran, sehingga banyak anggota kami menerapkan pengurangan karyawan guna menyesuaikan anggaran dan mengurangi pengeluaran atau operasional," ujarnya dikutip dari <i>Antara</i>, Kamis (24/4/2025).</p><p>Seiring sepi-nya angka kunjungan pemerintah dapat memberikan relaksasi seperti penundaan pajak yang diberlakukan untuk hotel dan restoran karena angka kunjungan atau tingkat hunian terutama saat akhir pekan sekitar 30-40 persen atau hanya seratusan kamar yang terisi.</p><p>Pihaknya menegaskan penangguhan pajak dapat segera dilakukan, terutama pajak hotel dan restoran sebesar 10 persen yang sudah masuk dalam daftar pengelola setiap bulan-nya karena dampak dari efisiensi anggaran berpengaruh terhadap angka kunjungan.</p><p>"Pajak hotel dan restoran besarannya persentasi tidak dapat digambarkan besaran angkanya berapa, namun 10 persen pajak sudah masuk ke dalam link atau daftar wajib, sedangkan angka kunjungan terus menurun," katanya.</p><p>Selama ini, tambah dia, PHRI Cianjur menjadi penyumbang pajak nomor tiga terbaik di Kabupaten Cianjur untuk sektor pariwisata, namun tahun ini ketika Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2025 diterapkan per Januari sangat berdampak terhadap angka kunjungan termasuk pajak.</p><p>Pihaknya juga berharap ada upaya lain dari pemerintah untuk membantu mendongkrak tingkat hunian ke Cianjur dengan menggelar berbagai kegiatan yang dapat mendatangkan wisatawan untuk menginap termasuk menggencarkan promosi pariwisata.</p><p>"Kami minta penundaan dapat diberikan sehingga pelaku pariwisata dapat bertahan sambil mencari solusi guna meningkatkan kembali angka kunjungan ke Cianjur," katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/pengunjung-sepi-pengusaha-hotel-dan-restoran-di-cianjur-minta-adanya-penangguhan-pajak_SSvw2Jssaa.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Keracunan Siswa di Cianjur Karena Makan Ayam Suwir dari MBG, BGN Akan Perketat Pengawasan</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/keracunan&#45;siswa&#45;di&#45;cianjur&#45;karena&#45;makan&#45;ayam&#45;suwir&#45;dari&#45;mbg&#45;bgn&#45;akan&#45;perketat&#45;pengawasan&#45;GH89cwhfez/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/keracunan&#45;siswa&#45;di&#45;cianjur&#45;karena&#45;makan&#45;ayam&#45;suwir&#45;dari&#45;mbg&#45;bgn&#45;akan&#45;perketat&#45;pengawasan&#45;GH89cwhfez/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 24 Apr 2025 18:24:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menetapkan Kejadian Luar Biasa atau KLB karena 176 warga termasuk 78 siswa mengalami keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga sebagian besar mendapat perawatan di rumah sakit.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menetapkan Kejadian Luar Biasa atau KLB karena 176 warga termasuk 78 siswa mengalami keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga sebagian besar mendapat perawatan di rumah sakit.</p><p>Dilansir dari <i>Tempo</i>, Kepala Sekolah MAN I Cianjur Erma Sopiah mengatakan 800 murid yang menyantap hidangan MBG pada pukul 12.00 WIB. Sore hari, ada sembilan siswa mengeluh pusing, mual, dan muntah, hingga menjalani perawatan di sekolah.</p><p>Namun jumlah yang mengeluh terus bertambah, sehingga mereka lagsung dibawa ke rumah sakit.</p><p>Sementara siswa yang mengalami keracunan M Raihan, 16 tahun, menjalani perawatan di rumah, mengatakan sempat mencium bau tidak sedap dari daging ayam suwir yang menjadi salah satu menu dalam paket MBG yang dihidangkan.</p><p>"Satu kelas 36 orang mendapat jatah MBG pada siang hari, saya sempat mencium bau tidak sedap dari ayam suwir yang menjadi lauk, selang beberapa jam setelah menyantap makanan tersebut, saya merasa pusing, mual dan muntah," ujarnya.</p><p>Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengunjungi para siswa MAN 1 dan SMP PGRI 1 Cianjur, Jawa Barat, yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara karena keracunan setelah menyantap MBG.</p><p>"Kami akan memperketat sistem pengawasan dan pelatihan terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tujuan kami bukan sekadar menyikapi kasus, tetapi membangun sistem pangan sekolah yang kuat, aman, dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (23/4/2025).</p><p>Dadan menyebutkan kunjungan tersebut merupakan bentuk empati dan tanggung jawab langsung dari BGN atas peristiwa yang menimpa anak-anak di sekolah tersebut, dan menegaskan pihaknya akan memperbaiki keamanan MBG, serta memprioritaskan kesehatan seluruh penerima manfaat.</p><p>"Saya sangat prihatin dan ikut merasakan kekhawatiran para orang tua. Anak-anak adalah masa depan bangsa dan kesehatan mereka adalah prioritas utama kami," katanya.</p><p>Ia menambahkan BGN saat ini tengah menunggu hasil laboratorium dari sampel makanan yang dikirimkan ke Labkesda Provinsi Jawa Barat untuk mengetahui penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut. Hasil analisis dijadwalkan keluar dalam waktu 7–10 hari.</p><p>"Kami tidak ingin berspekulasi. Yang terpenting saat ini adalah memastikan anak-anak mendapatkan perawatan terbaik dan menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran besar untuk perbaikan sistem ke depan," ucapnya.</p><p>Dadan mengatakan, meskipun pengolahan makanan di dapur penyedia MBG telah mengikuti standar yang ditetapkan, evaluasi menyeluruh akan tetap dilakukan, mulai dari manajemen dapur, penyimpanan bahan pangan, hingga pengantaran ke sekolah.</p><p>Menurutnya, perbaikan gizi melalui program MBG adalah investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, karena gizi yang baik terbukti mendukung kesehatan fisik, perkembangan otak, serta kecerdasan, dan daya pikir anak di usia sekolah.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/keracunan-siswa-di-cianjur-karena-makan-ayam-suwir-dari-mbg-bgn-akan-perketat-pengawasan_74kn3go6E6.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sentil Kasus Keracunan MBG di Cianjur</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/gubernur&#45;jabar&#45;dedi&#45;mulyadi&#45;sentil&#45;kasus&#45;keracunan&#45;mbg&#45;di&#45;cianjur&#45;7bO66z7gYT/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/gubernur&#45;jabar&#45;dedi&#45;mulyadi&#45;sentil&#45;kasus&#45;keracunan&#45;mbg&#45;di&#45;cianjur&#45;7bO66z7gYT/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 24 Apr 2025 16:24:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kasus keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur baru&#45;baru ini.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kasus keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur baru-baru ini.</p><p>Dedi meminta agar penyelenggara MBG di Jawa Barat untuk berhati-hati usai insiden keracunan massal di Cianjur tersebut.&nbsp;</p><p>Dedi menuturkan, penyelenggara MBG harus benar-benar mempertimbangkan konsumsi makanan yang diberikan kepada siswa.</p><p>"Jadi gini aja, ya ke depan para penyelenggaranya harus lebih berhati-hati. Katering yang membuat masakannya harus senantiasa mempertimbangkan aspek-aspek higienitas, keamanan siswa yang akan mengkonsumsi itu. Jadi, pesan saya itu. Bila perlu ya sebelum dimakan oleh siswa diperiksa," ujarnya dikutip dari <i>CNN Indonesia</i>, Kamis (24/4/2025).</p><p>Sementara itu, Dedi juga menuturkan jika program MBG merupakan program pemerintah pusat. Ia menyebut Pemprov Jabar tidak memiliki kuasa untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggara MBG.</p><p>"Evaluasi kan bukan kewenangan provinsi. MBG kan program dari pemerintah pusat. Jadi yang mengevaluasinya adalah dari apa namanya lembaganya itu. MBG apa? Badan Gizi Nasional. Jadi yang mengevaluasinya Badan Gizi Nasional. Jadi ada bidangnya," terangnya.</p><p>Sebelumya, puluhan siswa dari dua sekolah keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pekan ini. Selain itu ada hampir seratus orang keracunan makanan usai santap hidangan hajatan.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/gubernur-jabar-dedi-mulyadi-sentil-kasus-keracunan-mbg-di-cianjur_vvT1wjsRVo.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>176 Warga Cianjur Keracunan Makanan, Usai Makan MBG dan Acara Hajatan</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/176&#45;warga&#45;cianjur&#45;keracunan&#45;makanan&#45;usai&#45;makan&#45;mbg&#45;dan&#45;acara&#45;hajatan&#45;UW2054QwEa/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/176&#45;warga&#45;cianjur&#45;keracunan&#45;makanan&#45;usai&#45;makan&#45;mbg&#45;dan&#45;acara&#45;hajatan&#45;UW2054QwEa/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 22 Apr 2025 19:36:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Sekitar 176 orang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengalami keracunan makanan. Jumlah tersebut terjadi dalam 2 kejadian, yakni usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan hidangan kegiatan hajatan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Sekitar 176 orang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengalami keracunan makanan. Jumlah tersebut terjadi dalam 2 kejadian, yakni usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan hidangan kegiatan hajatan.</p><p>Oleh sebab itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) usai terjadi dua kasus keracunan massal tersebut.</p><p>Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur Yusman Faisal, mengatakan berdasarkan data terakhir total korban keracunan usai menyantap makanan program MBG mencapai 78 siswa yang terdiri dari 23 siswa SMP PGRI 1 dan 55 siswa MAN 1 Cianjur.</p><p>Di sisi lain, terjadi juga keracunan massal di Kecamatan Mande, dimana 98 warga keracunan usai menyantap hidangan saat acara hajatan.</p><p>"Dari dua kasus keracunan tersebut total ada 176 orang yang menjadi korban. Para korban keracunan usai mengonsumsi MBG dan makanan di hajatan," ujarnya dikutip dari <i>detikjabar</i>, Selasa (22/4/2025).</p><p>Menurut dia, dengan adanya dua kasus tersebut pihaknya menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).</p><p>"Kalau keracunan itu pasti langsung ditetapkan KLB, apalagi ada dua kasus dalam semalam," kata dia.</p><p>Yusman mengatakan, selama masa KLB, Dinkes akan memaksimalkan penanganan terhadap korban yang sudah terdata, baik yang masuk ke rumah sakit ataupun dirawat di rumah.</p><p>Selain itu, lanjut dia, Dinkes juga meminta agar seluruh siswa yang memakan MBG ataupun warga yang mengkonsumsi hidangan hajatan untuk didata.</p><p>"Untuk siswa dari SMP PGRI 1 dan MAN 1 Cianjur didata seluruhnya, termasuk yang di hajatan juga didata. Yang tidak muncul gejala pun perlu didata untuk dipantau kondisi kesehatannya. Memastikan tidak ada lagi tambahan korban dan semuanya sehat kembali," ucap dia.</p><p>"Kita juga terjunkan tim dari setiap puskesmas yang nantinya akan mendatangi setiap korban untuk memantau perkembangan kondisi kesehatannya," pungkasnya.</p><p>Diberitakan sebelumnya, 78 siswa MAN 1 dsn SMP PGRI 1 Cianjur juga alami keracunan usai santap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p><p>Di sisi lain, keracunan masal kembali terjadi di Cianjur, dimana sebanyak 98 siswa di Kampung Pasirhalang, Desa Kademangan, Kecamatan Mande keracunan usai menyantap hidangan saat hajatan.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/176-warga-cianjur-keracunan-makanan-usai-makan-mbg-dan-acara-hajatan_kKby3tebpm.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ratusan Petani di Cianjur Lapor Polisi Karena Mendadak Punya Hutang Puluhan Juta</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/ratusan&#45;petani&#45;di&#45;cianjur&#45;lapor&#45;polisi&#45;karena&#45;mendadak&#45;punya&#45;hutang&#45;puluhan&#45;juta&#45;1RmeJc6sw5/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/ratusan&#45;petani&#45;di&#45;cianjur&#45;lapor&#45;polisi&#45;karena&#45;mendadak&#45;punya&#45;hutang&#45;puluhan&#45;juta&#45;1RmeJc6sw5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 22 Apr 2025 19:12:03 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Sejumlah petani di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat merasa resah karena identitasnya dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencairkan pinjaman dari bank.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Sejumlah petani di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat merasa resah karena identitasnya dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencairkan pinjaman dari bank.&nbsp;</p><p>Informasi yang didapat dari para petani, kejadian tersebut berawal dari pendataan terhadap petani yang akan mendapatkan pinjaman bantuan modal pertanian yang ditawarkan perusahaan permodalan pada tahun 2023.</p><p>Namun, uang pinjaman tersebut tidak pernah cair dan sejumlah petani yang hendak mengajukan pinjaman ke bank ditolak karena masuk dalam daftar BI Checking sehingga sejumlah petani yang merasa dirugikan sempat meminta bantuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.</p><p>Polres Cianjur saat ini telah menerima laporan resmi sekitar 250 petani di Cianjur yang menjadi korban manipulasi data pinjaman yang menyebabkan mereka memiliki tunggakan ke bank hingga puluhan juta rupiah.</p><p>Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto, mengatakan bahwa pihaknya segera melakukan penyelidikan terkait dengan laporan dari petani yang merasa tidak pernah mencairkan bantuan, tetapi memiliki tunggakan sekitar Rp 45 juta plus bunga.</p><p>"Kami segera lakukan penyelidikan setelah laporan masuk dan sejumlah berkas dilengkapi para petani yang merasa dirugikan. Kami akan terus kembangkan penyelidikan kasus tersebut," ujarnya dikutip dari <i>Antara</i>, Senin (21/4/2025).</p><p>Sementara itu, kuasa hukum petani Cianjur, Fanfan Nugraha, mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima kuasa dari 250 petani yang menjadi korban dugaan penipuan dari perusahaan permodalan pertanian di wilayah selatan Cianjur sehingga langsung membuat laporan ke Polres Cianjur.</p><p>Fanfan memperkirakan korban penipuan manipulasi data pinjaman oleh perusahaan tersebut akan terus bertambah karena yang sudah menguasakan kepada pihaknya berawal dari puluhan orang hingga akhirnya berjumlah 250 orang.</p><p>"Hari ini secara resmi kami melaporkan hal tersebut ke Polres Cianjur bersama empat petani sebagai perwakilan. Harapan kami kasusnya diusut tuntas dan petani tidak lagi punya tunggakan," katanya.</p><p>Seperti diketahui, sejumlah petani di Kecamatan Sindangbarang yang merasa tidak pernah mencairkan pinjaman, tetapi memiliki utang yang rata-rata nilainya sama Rp 45 juta ditambah bunga pinjaman, saat hendak mengajukan pinjaman ke bank.</p><p>"Saya hendak pinjam uang ke bank daerah, tetapi ditolak karena terdaftar dalam BI Checking​​​​​,​​ punya utang puluhan juta rupiah belum termasuk bunga. Padahal, selama ini saya tidak pernah meminjam uang ke bank," kata Akib (60), petani asal Kecamatan Sindangbarang.</p><p>Akib membenarkan pada tahun 2023 pernah mendapat penawaran dari salah satu perusahaan yang mengaku dapat memberikan bantuan permodalan dengan besaran Rp 45 juta dengan syarat cukup menyerahkan identitas lengkap, KTP, dan kartu keluarga. Namun, hingga saat ini tidak pernah cair.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/ratusan-petani-di-cianjur-lapor-polisi-karena-mendadak-punya-hutang-puluhan-juta_CNva6n1uwa.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Produk Gula Aren Cianjur Binaan BSI Maslahat Diminati Hingga Pasar Ekspor</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/produk&#45;gula&#45;aren&#45;cianjur&#45;binaan&#45;bsi&#45;maslahat&#45;diminati&#45;hingga&#45;pasar&#45;ekspor&#45;cCt1dy7h6Y/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/produk&#45;gula&#45;aren&#45;cianjur&#45;binaan&#45;bsi&#45;maslahat&#45;diminati&#45;hingga&#45;pasar&#45;ekspor&#45;cCt1dy7h6Y/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 18 Apr 2025 19:36:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Koperasi Mitra Maslahat Gula Aren yang berdiri sejak tahun 2023, kini telah menaungi 60 petani aren. &amp;nbsp;Jumlah yang terus bertambah, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap sektor ini.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Koperasi Mitra Maslahat Gula Aren yang berdiri sejak tahun 2023, kini telah menaungi 60 petani aren. &nbsp;Jumlah yang terus bertambah, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap sektor ini.&nbsp;</p><p>Menariknya, profesi sebagai penyadap atau petani aren kini semakin diminati oleh kalangan pemuda di Desa Kemang, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.</p><p>Bagi para pemuda tersebut, pekerjaan menyadap nira memberikan kepastian penghasilan yang lebih stabil dibanding harus merantau ke kota.&nbsp;</p><p>Terlebih lagi, di bawah kepemimpinan Irpan Nasution, koperasi ini menjamin pembelian nira dengan harga flat yang berada di atas harga pasar, memberikan rasa aman dan keberlanjutan bagi para petani.</p><p>Di Bojongpicung sendiri, profesi penyadap aren merupakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Seperti yang dilakukan Kelompok Tani Aren Manis yang diketuai oleh Nasrudin.&nbsp;</p><p>Bersama keluarganya, Nasrudin mengelola pohon-pohon aren milik keluarga secara kompak dan penuh dedikasi.</p><p>“Bekerja menyadap aren itu selain pakai tenaga, juga perlu pakai hati dan berpikiran positif. Supaya hasil niranya subur dan lancar begitulah cerita kearifan lokal setempat,” ucapnya dikutip dari <i>SWA</i>, Jumat (18/4/2025).</p><p>Para petani aren Cianjur ini bahkan sangat memerhatikan dan menjaga kualitas gula aren Cianjur. Karena air nira yang diambil sebagai bahan gula tidak bisa bertahan terlalu lama, maka ditambahkan suatu bahan alami untuk mengawetkan.&nbsp;</p><p>Bahan-bahan alami dari akar Pohon Kawao ini membuat air nira lebih awet, karena dapat memperlambat fermentasi nira.</p><p>Sementara itu, mengelola nira menjadi gula aren bukan hanya urusan dapur dan tradisi. Di Kabupaten Cianjur, upaya ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat ekonomi lokal, memperluas ekspor, dan bahkan berkontribusi pada misi swasembada gula nasional.&nbsp;</p><p>Pohon aren yang tumbuh subur di wilayah ini tak sekadar peneduh alam, tapi juga penopang ekonomi dan simbol ketahanan komunitas.</p><p>Cita rasa gula aren Cianjur yang legit, aromatik, dan tanpa rasa pahit telah menjadikannya komoditas unggulan. Kini, produk ini bahkan mulai menembus pasar internasional.</p><p>Di balik kesuksesan itu, berdiri para petani aren dari Bojongpicung yang tergabung dalam Koperasi Mitra Maslahat Klaster Gula Aren.&nbsp;</p><p>Didukung program pendanaan dan pendampingan dari Sentra UMKM BSI Maslahat, koperasi ini mampu memproduksi hingga 600 kilogram gula semut setiap hari.</p><p>Kelompok Tani Gula Aren Cianjur telah menyadari pentingnya diversifikasi produk untuk menjangkau berbagai segmen pasar. Upaya ini terbukti mampu meningkatkan nilai tambah dari produk aren, sekaligus mendorong harga jual yang lebih kompetitif.</p><p>“Kami menjual produk ini ke pasar yang berbeda. Alhamdulillah ada pasarnya masing-masing, permintaan pelanggan selain berupa gula aren padat, juga gula semut dan gula cair,” ucap Yoga.</p><p>Tak hanya diminati di pasar domestik, produk gula aren Cianjur juga mulai menarik perhatian pasar ekspor, antara lain dari Dubai, Belgia, Hongkong, dan Singapura.&nbsp;</p><p>“Walau masih dalam jumlah skala kecil, kami optimistis akan ada kesempatan besar lainnya yang terbuka,” tambah Yoga dengan nada penuh harapan.</p><p>Selain menghasilkan gula, pohon aren juga memiliki potensi ekonomi lain seperti injuk dan kolang-kaling. Ketua Bumdes Desa Kemang, Rojidin, bahkan telah berhasil memasarkan Cangkaleng, sebutan lokal untuk kolang-kaling, hingga ke Filipina dan Thailand.</p><p>“Kolangkaling ini menjadi makanan yang diminati juga sebagai makanan budaya dari Negara Filipina, sehingga potensinya besar,” ujar Rojidin.</p><p>Lebih jauh, keberadaan pohon aren juga mendukung pembangunan berkelanjutan. “Kami pertahankan keberadaan pohon aren di Kabupaten Cianjur ini. Tidak boleh ditanami yang lain karena dapat membantu menguatkan pondasi tanah dari bencana longsor. Dibandingkan pohon pisang yang akan menjadikan tanah gembur,” tutur Kepala Desa Kemang Dadan Subarna.&nbsp;</p><p>Dengan demikian, geliat ekonomi berbasis gula aren sekaligus memperkuat daya tahan lingkungan.</p><p>Koperasi Mitra Maslahat di Desa Ciputri juga mencatat pertumbuhan positif sejak mendapatkan bantuan modal sebesar Rp362,5 juta dari BSI Maslahat.&nbsp;</p><p>Bantuan ini memungkinkan peningkatan kapasitas produksi, legalitas usaha, serta bertambahnya jumlah petani yang tergabung.&nbsp;</p><p>Irpan Nasution dan timnya tak hanya membina soal teknis produksi, tapi juga membangun jembatan ke sektor perbankan, pelatihan pembibitan, dan pengolahan produk turunan.</p><p>“Alhamdulillah dengan memprioritaskan kesejahteraan petani, mereka menjadi loyal pada koperasi ini. Kami juga berani membeli nira di harga flat yang lebih besar dari pasaran walau kondisi pasar sedang turun,” ujar Irpan.</p><p>Strategi ini menjadikan koperasi bukan hanya tempat menjual hasil panen, tetapi rumah yang menjaga keberlangsungan profesi para petani.</p><p>Lewat pemanfaatan teknologi dan kanal digital, ribuan produk aren kini terjual secara daring. Irpan berhasil membuka akses ke pasar online dan B2B dengan total penjualan mencapai 8 ton.</p><p>“Ternyata banyak yang berminat dengan Gula Aren Cianjur ini. Bahkan permintaan konsumen semakin banyak tapi belum sanggup kami penuhi seluruhnya, karena produksi aren belum cukup banyak. Perlahan-lahan kami coba penuhi permintaan mereka,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/produk-gula-aren-cianjur-binaan-bsi-maslahat-diminati-hingga-pasar-ekspor_69rwNSN4YU." length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tim Gabungan Pemprov Jawa Barat Tutup Penambangan Ilegal di Cianjur</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/tim&#45;gabungan&#45;pemprov&#45;jawa&#45;barat&#45;tutup&#45;penambangan&#45;ilegal&#45;di&#45;cianjur&#45;1JcokVBUo4/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/tim&#45;gabungan&#45;pemprov&#45;jawa&#45;barat&#45;tutup&#45;penambangan&#45;ilegal&#45;di&#45;cianjur&#45;1JcokVBUo4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 18 Apr 2025 19:12:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Penambangan ilegal yang berada di Desa Jati, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa barat dihentikan oleh Tim Gabungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Jumat (18/4/2025).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Penambangan ilegal yang berada di Desa Jati, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa barat dihentikan oleh Tim Gabungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Jumat (18/4/2025).</p><p>Tak hanya itu, karena terbukti melanggar aturan, tambang ilegal tersebut langsung ditutup total.</p><p>Dilansir dari <i>Tribunnews</i>, Tim Gabungan yang terlibat dalam sidak tersebut mencakup berbagai elemen pemerintah daerah, di antaranya Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jabar, Satpol PP Jabar, Dinas Lingkungan Hidup Jabar, Dinas Kehutanan Jabar, serta Satpol PP Kabupaten Cianjur.</p><p>Hadir langsung di lapangan, Kepala Dinas ESDM Jabar Bambang Tirtoyuliono, Kasatpol PP Jabar Tulus Arifan, Kepala Dinas Kehutanan Jabar Dodit Ardian Pancapana, Kabid Penaatan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Jabar Nita Nilawati, serta perwakilan dari Satpol PP Kabupaten Cianjur.</p><p>Kepala Dinas ESDM Jabar, Bambang Tirtoyuliono, menjelaskan bahwa sidak ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jabar untuk menertibkan penambangan ilegal.&nbsp;</p><p>"Kegiatan ini juga bertujuan untuk melindungi sumber daya alam dan lingkungan dari kerusakan," ujar Bambang.</p><p>"Kami bertindak berdasarkan laporan warga, dan ternyata benar bahwa tambang ini ilegal karena tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP OP) serta sudah menyebabkan kerusakan lingkungan," sambungnya.</p><p>Bambang berharap langkah ini menjadi peringatan bagi para pelaku usaha tambang di Jawa Barat.&nbsp;</p><p>"Kami tidak melarang aktivitas tambang, tetapi semua harus sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan," tegasnya.</p><p>Sementara itu, Kasatpol PP Jabar, Tulus Arifan, menegaskan bahwa tindakan penutupan tambang ilegal ini dilakukan sebagai bagian dari tugas pokok dan fungsi Satpol PP dalam penegakan Peraturan Daerah.</p><p>"Kami menerima laporan warga dan segera bertindak. Penambangan ini jelas melanggar aturan karena tidak memiliki izin usaha dan telah merusak lingkungan, sehingga kami menutupnya," ungkap Tulus.&nbsp;</p><p>Ia juga mengimbau pelaku usaha untuk selalu menaati aturan dan menjaga kelestarian lingkungan.&nbsp;</p><p>Dari perspektif kehutanan, Kepala Dinas Kehutanan Jabar, Dodit Ardian Pancapana, menyampaikan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya terpadu untuk menindaklanjuti informasi masyarakat.</p><p>"Kami juga melakukan penanaman pohon di sekitar area tambang sebagai bagian dari rehabilitasi. Kami mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan," kata Dodit.</p><p>Kabid Penaatan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Jabar, Nita Nilawati, menambahkan, bahwa setelah penutupan tambang ini, pihaknya akan melakukan langkah tindak lanjut.</p><p>"Karena tidak memiliki izin, tambang ini akan dikenakan sanksi administrasi berupa denda. Selain itu, kami akan menghitung kerugian negara dan masyarakat akibat kerusakan lingkungan yang terjadi. Kami berkomitmen untuk melakukan pemulihan lingkungan di area yang sudah rusak ini," katanya.</p><p>Sebagai langkah akhir, Tim Gabungan memasang garis polisi (police line) di jalan masuk lokasi tambang. Penutupan ini juga diiringi dengan aksi penanaman pohon sebagai simbol rehabilitasi lingkungan. Langkah tegas ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menjaga keseimbangan alam di Jawa Barat.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/tim-gabungan-pemprov-jawa-barat-tutup-penambangan-ilegal-di-cianjur_jv1QfC0AqX.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Seorang Pria di Cianjur Ngamuk Bawa Golok ke Rumah Saudaranya Sendiri</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/seorang&#45;pria&#45;di&#45;cianjur&#45;ngamuk&#45;bawa&#45;golok&#45;ke&#45;rumah&#45;saudaranya&#45;sendiri&#45;iHqhtO4dHH/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/seorang&#45;pria&#45;di&#45;cianjur&#45;ngamuk&#45;bawa&#45;golok&#45;ke&#45;rumah&#45;saudaranya&#45;sendiri&#45;iHqhtO4dHH/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 17 Apr 2025 19:36:46 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Seorang pria bernama Tatang Johari alias Tuya (54) mengamuk dan menyerang rumah keluarganya sendiri di Kecamatan Cidaun, Cianjur, Jawa Barat.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Seorang pria bernama Tatang Johari alias Tuya (54) mengamuk dan menyerang rumah keluarganya sendiri di Kecamatan Cidaun, Cianjur, Jawa Barat.&nbsp;</p><p>Tuya tiba-tiba datang ke rumah keluarganya dengan membawa senjata tajam golok dan menyerang beberapa keluarganya.</p><p>Kapolsek Cidaun Iptu Ogin Ginanjar membenarkan adanya peristiwa tersebut. kejadian itu bermula ketika pelaku yang tiba-tiba datang ke rumah korban di Kampung Kertajadi, Desa Kertajadi Kecamatan Cidaun pada Rabu (16/4/2025) malam.</p><p>"Jadi pelaku ini tiba-tiba datang kemudian mengamuk. Awalnya dia menghantamkan serangka golok ke kepala korban atas nama Ramdani, kemudian membacok dua keluarganya yang lain yakni Faisal dan Nisa hingga mengalami luka di tangan dan pelipis," kata Og, Kamis (17/4/2025).</p><p>Pelaku pun berhasil dilumpuhkan usai korban melakukan perlawanan dan berhasil merebut senjata tajam yang digunakannya.</p><p>"Pelaku langsung dilumpuhkan oleh para korban dan warga. Kemudian anggota langsung ke lokasi setelah ada yang melapor, dan selanjutnya pelaku langsung kami amankan ke Mapolsek Cidaun," jelasnya.</p><p>Menurut dia, dari hasil pemeriksaan diketahui jika pelaku mengamuk setelah salah paham dengan keluarga dari saudaranya tersebut.</p><p>"Jadi saudaranya menikah dengan orang Aceh, kemudian menuduh jika saudaranya itu menjual obat-obatan terlarang. Padahal faktanya tidak," ungkapnya.</p><p>"Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolsek Cidaun untuk pemeriksaan lebih lanjut. Rencananya korban membuat laporan resmi hari ini, karena tadi masih menjalani penanganan medis," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/seorang-pria-di-cianjur-ngamuk-bawa-golok-ke-rumah-saudaranya-sendiri_f6W1Oian3R.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Kompak Bongkar 8 Makam Keramat Palsu di Cianjur, Kades: Awalnya dari Mimpi Katanya</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/warga&#45;kompak&#45;bongkar&#45;8&#45;makam&#45;keramat&#45;palsu&#45;di&#45;cianjur&#45;kades&#45;awalnya&#45;dari&#45;mimpi&#45;katanya&#45;q5at5YuJSQ/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/warga&#45;kompak&#45;bongkar&#45;8&#45;makam&#45;keramat&#45;palsu&#45;di&#45;cianjur&#45;kades&#45;awalnya&#45;dari&#45;mimpi&#45;katanya&#45;q5at5YuJSQ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 17 Apr 2025 18:00:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Warga Kampung Baru Limus, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat beserta aparat desa didampingi TNI Polri membongkar delapan makam keramat palsu yang meresahkan dan disinyalir menyesatkan orang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Warga Kampung Baru Limus, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat beserta aparat desa didampingi TNI Polri membongkar delapan makam keramat palsu yang meresahkan dan disinyalir menyesatkan orang.</p><p>Keberadaan makam tersebut juga diduga menjadi ladang bisnis dengan berkedok ziarah.</p><p>Dilansir dari <i>Tvonenews</i>, untuk memastikan isi dari dalam makam tersebut, warga membongkar tumpukan batu yang ada di atas makam. Dan ternyata, hanya makam buatan yang ditumpuk batu sungai dan nisan ditutup dengan kain putih. Warga pun tidak menemukan liang lahad yang berisi jenazah.&nbsp;</p><p>“Pemerintah setempat tidak tahu, karena tidak ada laporan. Awalnya dari mimpi katanya, jadi meragukan warga. Masyarakat juga aneh, yang asalnya tidak ada kuburan kok sekarang jadi ada penataan kuburan,” ujar Kepala Desa Cikanca Nanang, Rabu (16/4/2025)</p><p>Sebelumnya diketahui, tidak ada makam di area tersebut, namun 2 tahun terakhir tiba-tiba ada 8 makam yang tidak jelas asal-usulnya dan tidak disertai dengan nama jenazah di batu nisannya.&nbsp; Pihak desa juga sudah menemui orang yang membuat makam keramat palsu tersebut.&nbsp;</p><p>Ternyata, adanya 8 makam keramat hanya berdasarkan mimpi. Pihak desa akhirnya membongkar 8 makam keramat palsu ini untuk menghindari warga dari perbuatan menyesatkan serta penipuan berkedok ziarah yang dijadikan ladang bisnis orang-orang yang tidak bertanggung jawab.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/warga-kompak-bongkar-8-makam-keramat-palsu-di-cianjur-kades-awalnya-dari-mimpi-katanya_m9AyiH6bk1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Atasi Penurunan Angka Pengunjung Wisata Cibodas, Disbudpar Cianjur Terapkan Kembali Sistem Satu Pintu</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/atasi&#45;penurunan&#45;angka&#45;pengunjung&#45;wisata&#45;cibodas&#45;disbudpar&#45;cianjur&#45;terapkan&#45;kembali&#45;sistem&#45;satu&#45;pintu&#45;q2diaWY2xo/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/atasi&#45;penurunan&#45;angka&#45;pengunjung&#45;wisata&#45;cibodas&#45;disbudpar&#45;cianjur&#45;terapkan&#45;kembali&#45;sistem&#45;satu&#45;pintu&#45;q2diaWY2xo/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 15 Apr 2025 18:00:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Asep Suparman mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak di kawasan wisata alam Cibodas, mulai dari BRIN Kebun Raya Cibodas, kelompok sadar wisata dan pihak lainnya untuk kembali meningkatkan angka pengunjung.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Asep Suparman mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak di kawasan wisata alam Cibodas, mulai dari BRIN Kebun Raya Cibodas, kelompok sadar wisata dan pihak lainnya untuk kembali meningkatkan angka pengunjung.</p><p>Asep menjelaskan, pihaknya akan menerapkan kembali sistem satu pintu masuk ke Kawasan Wisata Cibodas, guna meningkatkan angka kunjungan wisatawan yang turun karena pengunjung harus membayar banyak karcis atau tiket masuk.</p><p>"Kami evaluasi dan menjajaki kembali rencana satu pintu untuk masuk ke Kawasan Wisata Cibodas, cukup satu karcis, sehingga tidak memberatkan pengunjung, terlebih selama ini angka kunjungan ke Kawasan Wisata Cibodas cukup tinggi," ujarnya dikutip dari <i>Antara</i>, Selasa (15/4/2025).</p><p>Selama ini, ungkap dia, pihaknya belum mendapat keterangan terkait banyaknya penarikan karcis di lokasi wisata andalan Kabupaten Cianjur di wilayah utara, sehingga pihaknya mempelajari skema untuk menjalin kerja sama kembali dengan BRIN Kebun Raya Cibodas.</p><p>"Kami juga berharap ada kerja sama kembali agar angka kunjungan ke Kawasan Wisata Cibodas terus meningkat dan pengunjung tidak diberatkan dengan mahalnya biaya karcis yang harus dibayar," katanya.</p><p>Sementara itu, Direktur Pengelola Kebun Raya Cibodas Marga Anggrianto mengatakan selama libur lebaran, dari 6.000 pengunjung yang masuk Kebun Raya Cibodas, sekitar 30 persen memilih masuk melalui pintu 3 yang cukup sekali membayar karcis.</p><p>Hal tersebut dilakukan untuk menghindari pungutan lain yang terjadi di luar pintu 1 dan 2, di mana pengunjung yang masuk langsung membeli tiket masuk Kebun Raya Cibodas sesuai peraturan yang berlaku sebesar Rp15.500 per orang saat hari kerja dan Rp25.500 per orang saat akhir pekan.</p><p>"Akses jalan dan pintu 3 sudah dibuka untuk umum sejak lama, namun pada libur Lebaran 2025 viral karena pengunjung mengeluhkan banyaknya pungutan apabila mengunjungi Kebun Raya Cibodas melalui pintu 1 dan 2," katanya.</p><p>Pungutan yang terjadi di luar Kebun Raya Cibodas tutur dia, tepatnya di pintu 1 dan 2 terjadi di luar area kebun raya, melainkan pungutan untuk Kawasan Wisata Cibodas, sehingga banyak dikeluhkan pengunjung dan memilih masuk melalui pintu 3.</p><p>Kebun Raya Cibodas merupakan Kawasan Konservasi Ilmiah milik BRIN yang tiket masuknya sudah diatur resmi melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 129/PMK.02/2022, di mana dalam penarikan tiket masuk merupakan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).</p><p>"Kebun Raya Cibodas memiliki tiga akses masuk, dua di antaranya di Jalan Kebun Raya Cibodas, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas dan satu pintu di Jalan Sindangjaya, Kecamatan Cipanas atau masuk melalui jalan samping Istana Cipanas," katanya.</p><p>Setelah melewati Istana Cipanas akses-nya mudah untuk dilalui kendaraan roda dua dan empat karena kondisi jalan cukup lebar disertai pemandangan alam kaki gunung, setelah 4 kilometer dari Istana Cipanas, pengunjung dapat menemui Pintu 3 Kebun Raya Cibodas yang bertarif resmi.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/atasi-penurunan-angka-pengunjung-wisata-cibodas-disbudpar-cianjur-terapkan-kembali-sistem-satu-pintu_Xa1Ois9m5t.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gempa 4,8 Magnitudo Terasa di Cianjur, BMKG Sebut Berpusat dari Garut</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/gempa&#45;48&#45;magnitudo&#45;terasa&#45;di&#45;cianjur&#45;bmkg&#45;sebut&#45;berpusat&#45;dari&#45;garut&#45;6tThsAo0vF/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/gempa&#45;48&#45;magnitudo&#45;terasa&#45;di&#45;cianjur&#45;bmkg&#45;sebut&#45;berpusat&#45;dari&#45;garut&#45;6tThsAo0vF/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 15 Apr 2025 17:36:34 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi berkekuatan 4,8 magnitudo yang terasa hingga Kabupaten Cianjur dan Sukabumi pada Selasa (15/4/2025) sekitar pukul 05.44 WIB.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi berkekuatan 4,8 magnitudo yang terasa hingga Kabupaten Cianjur dan Sukabumi pada Selasa (15/4/2025) sekitar pukul 05.44 WIB.</p><p>Diketahui, BMKG menyebutkan jika pusat gempa terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat.</p><p>"Pusat gempa berada di laut," ungkap BMKG dalam laman resmi, Selasa (15/4/2025).&nbsp;</p><p>BMKG menerangkan titik gempa berada di 158 km barat daya Kabupaten Garut, tepatnya di 8,42 Lintang selatan dan 107,12 Bujur Timur.&nbsp;</p><p>"Gempa dirasakan di Cikelet, Kabupaten Garut; Sindangbarang, Kabupaten Cianjur; dan Babadan, Kabupaten Sukabumi," jelas BMKG.&nbsp;</p><p>Hingga kini belum ada laporan perihal kerusakan maupun korban jiwa akibat guncangan gempa.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/gempa-48-magnitudo-terasa-di-cianjur-bmkg-sebut-berpusat-dari-garut_hYCst678jO.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Selama Libur Lebaran 2025 Pengunjung Kebun Raya Cibodas Menurun 30 Persen</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/selama&#45;libur&#45;lebaran&#45;2025&#45;pengunjung&#45;kebun&#45;raya&#45;cibodas&#45;menurun&#45;30&#45;persen&#45;0mMonH5g88/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/selama&#45;libur&#45;lebaran&#45;2025&#45;pengunjung&#45;kebun&#45;raya&#45;cibodas&#45;menurun&#45;30&#45;persen&#45;0mMonH5g88/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 14 Apr 2025 19:36:48 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR&amp;nbsp;&#45; GM Corporate Communication Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat Zaenal Arifin mengatakan jika tingkat kunjungan wisata saat libur Lebaran 2025 rata&#45;rata hanya 6.000 orang per hari, sedangkan tahun sebelumnya saat lebaran angka kunjungan mencapai 10 ribu orang per hari.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR&nbsp;</strong>- GM Corporate Communication Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat Zaenal Arifin mengatakan jika tingkat kunjungan wisata saat libur Lebaran 2025 rata-rata hanya 6.000 orang per hari, sedangkan tahun sebelumnya saat lebaran angka kunjungan mencapai 10 ribu orang per hari.&nbsp;</p><p>Zaenal menerangkan, penurunan angka kunjungan yang terjadi saat ini sekitar 30 persen selama libur lebaran karena berbagai faktor. Salah satunya beberapa kali pembayaran karcis yang dikeluhkan memberatkan pengunjung.</p><p>"Menurunnya angka kunjungan karena faktor banyaknya karcis yang harus dibayar saat memasuki kawasan wisata Cibodas, ini banyak dikeluhkan pengunjung ke manajemen Kebun Raya Cibodas yang hanya menerapkan satu kali pembayaran," katanya dikutip dari <i>Antara</i>, Minggu (13/5/2025).</p><p>Sehingga pihaknya akan mencoba berkomunikasi kembali dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, terkait keluhan pengunjung yang keberatan dengan penarikan banyak karcis di obyek wisata Cibodas yang tetap menjadi destinasi wisata favorit Cianjur utara.</p><p>Seiring banyaknya karcis yang harus dibayar untuk sampai ke Kebun Raya Cibodas, pada libur lebaran tahun ini, sekitar 30 persen pengunjung dengan sepeda motor memilih masuk ke kawasan wisata dengan koleksi jutaan tanaman langka melalui pintu 3 atau belakang.</p><p>"Pengunjung memilih pintu 3 atau pintu belakang untuk masuk Kebun Raya Cibodas karena hanya satu kali membayar karcis, namun kami tidak menyarankan untuk pengunjung dengan roda empat karena jalannya kecil," katanya.</p><p>Pihaknya berharap pemerintah daerah dapat mengambil kebijakan satu kali pembayaran karcis masuk ke kawasan wisata Cibodas, guna meningkatkan kembali angka kunjungan yang mencapai puluhan ribu setiap akhir pekan dan libur panjang nasional.</p><p>"Kami akan membuka komunikasi agar angka kunjungan wisatawan ke Kawasan Cibodas dapat meningkat kembali seperti tahun-tahun sebelumnya, karena sampai saat ini Kebun Raya Cibodas masih menjadi tempat wisata favorit wisatawan dari Jabodetabek," katanya.</p><p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur Asep Suparman, mengatakan, akan menjalin kembali komunikasi dengan Kebun Raya Cibodas untuk diberlakukan sistem satu kali karcis masuk kawasan wisata agar angka kunjungan kembali tinggi.</p><p>Pihaknya mencatat sistem satu kali bayar masuk ke kawasan wisata Cibodas termasuk Kebun Raya Cibodas, pada tahun 2019, namun terhenti karena alasan yang tidak diketahui, sehingga hal tersebut akan kembali dijalin pemerintah daerah.</p><p>"Kami akan komunikasikan kembali agar target angka kunjungan wisatawan ke Cianjur terus meningkat, kalau dulu hanya satu kali termasuk retribusi dan tiket masuk kebun raya, angka kunjungan selalu tinggi," tuturnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/selama-libur-lebaran-2025-pengunjung-kebun-raya-cibodas-menurun-30-persen_Gfe6stEfX2.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Atasi Kemacetan Jalur Puncak, Pemkab Cianjur Akan Bangun Terminal Angkutan Kota di Wilayah Cipanas</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/atasi&#45;kemacetan&#45;jalur&#45;puncak&#45;pemkab&#45;cianjur&#45;akan&#45;bangun&#45;terminal&#45;angkutan&#45;kota&#45;di&#45;wilayah&#45;cipanas&#45;p96ibNb164/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/atasi&#45;kemacetan&#45;jalur&#45;puncak&#45;pemkab&#45;cianjur&#45;akan&#45;bangun&#45;terminal&#45;angkutan&#45;kota&#45;di&#45;wilayah&#45;cipanas&#45;p96ibNb164/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 14 Apr 2025 18:48:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Bupati Cianjur Mohamad Wahyu Ferdian telah mempersiapkan Langkah jangka Panjang untuk menekan angka kemacetan di sepanjang jalur Puncak&#45;Cipanas, Jawa Barat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Bupati Cianjur Mohamad Wahyu Ferdian telah mempersiapkan Langkah jangka Panjang untuk menekan angka kemacetan di sepanjang jalur Puncak-Cipanas, Jawa Barat.</p><p>Salah satunya adalah Pemkab Cianjur, akan membangun terminal untuk angkutan kota di wilayah Cipanas sebagai alternatif jangka panjang setelah kebijakan Gubernur Jawa Barat, melarang angkutan kota Cipanas beroperasi selama libur lebaran terbukti dapat mengatasi macet Puncak.</p><p>"Jangka panjangnya kita bangun terminal di kawasan Cipanas agar tidak ada lagi angkot yang berhenti di depan pasar dan sepanjang jalur Cipanas, sehingga menyebabkan kemacetan karena terbukti selama satu pekan libur lebaran tidak ada macet," ujarnya dikutip dari <i>Antara</i>, Minggu (13/4/2025).</p><p>Saat ini pihaknya sudah meminta dinas terkait untuk melakukan survei dan mencari lokasi untuk pembangunan terminal yang sebelumnya pernah menyewa tanah desa namun dihentikan karena menyatu dengan terminal bongkar muat barang.</p><p>"Segera kita bangun kalau sudah ada lokasi yang layak dan khusus terminal angkot agar saat libur akhir pekan dan libur nasional tidak ada lagi macet total hingga belasan jam di jalur Puncak-Cipanas," ungkapnya.</p><p>Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Tedy Artiawan, mengatakan, pihaknya tengah mencari lokasi yang strategis dan layak untuk terminal Cipanas, sebagai solusi agar angkot tidak lagi parkir dan berhenti di sepanjang jalur utama Cipanas-Puncak tepatnya di depan pasar.</p><p>Bahkan pihaknya berkoordinasi dengan DPRD Cianjur, guna mencari lahan untuk terminal di kawasan Cipanas, sehingga angkot dapat aman dan nyaman menaikkan dan menurunkan penumpang tidak lagi di jalur utama karena selama ini menyebabkan kemacetan.</p><p>“Pembangunan terminal menjadi solusi agar angkot di Cipanas tidak lagi berhenti dan parkir sembarangan seperti di depan Pasar Cipanas, sehingga menyebabkan kemacetan terutama saat libur nasional," jelasnya.</p><p>Pihaknya berharap kehadiran terminal di kawasan Cipanas, dapat menjadi solusi macet di sepanjang jalur Puncak saat akhir pekan, libur panjang atau libur nasional, karena terbukti selama libur lebaran tidak ada antrean kendaraan yang menyebabkan macet total.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/atasi-kemacetan-jalur-puncak-pemkab-cianjur-akan-bangun-terminal-angkutan-kota-di-wilayah-cipanas_O7pAwVvpM7.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gubernur Jabar Peringatkan Pemilik Bangunan yang Melanggar di Wilayah Puncak Cianjur</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/gubernur&#45;jabar&#45;peringatkan&#45;pemilik&#45;bangunan&#45;yang&#45;melanggar&#45;di&#45;wilayah&#45;puncak&#45;cianjur&#45;BlaxnwrfO6/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/gubernur&#45;jabar&#45;peringatkan&#45;pemilik&#45;bangunan&#45;yang&#45;melanggar&#45;di&#45;wilayah&#45;puncak&#45;cianjur&#45;BlaxnwrfO6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 13 Apr 2025 19:12:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan jika pihaknya akan menuntaskan penertiban berbagai tempat atau bangunan yang melanggar di kawasan hijau Puncak Bogor yang kemudian dialnjutkan ke Kabupaten Cianjur.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan jika pihaknya akan menuntaskan penertiban berbagai tempat atau bangunan yang melanggar di kawasan hijau Puncak Bogor yang kemudian dialnjutkan ke Kabupaten Cianjur.&nbsp;</p><p>Penataan kawasan Puncak Cianjur akan dilakukan secara bertahap bersama Kementerian Lingkungan Hidup setelah menuntaskan penertiban di kawasan Puncak-Bogor.</p><p>"Kami bersama Kementerian LH akan menuntaskan tunggakan penyegelan tempat atau bangunan yang melanggar di kawasan Puncak-Bogor, setelah itu akan bergeser ke Cianjur," ujarnya dikutip dari Antara, Sabtu (12/4/2025).</p><p>Dedi memberikan peringatan pada pemilik tempat dan bangunan yang melanggar, terutama yang berdiri di Daerah Aliran Sungai dan kawasan hijau untuk menertibkan diri karena sanksi tegas penyegelan dan pembongkaran akan dilakukan.</p><p>Bahkan pada tahap penertiban lanjutan Bupati Cianjur akan didampingi Satpol PP Jabar dalam melakukan penataan dan penertiban terhadap tempat atau bangunan yang melanggar aturan terutama berdampak terhadap Daerah Aliran Air (DAS) di wilayah Cianjur.</p><p>Termasuk di dalamnya galian C ilegal yang banyak terdapat di Cianjur masih beroperasi, akan menjadi perhatian khusus pihaknya yang penindakan dapat dilakukan Bupati Cianjur didampingi Satpol PP Jabar.</p><p>"Secara bertahap akan kita tuntaskan agar kelestarian alam di Jabar terus terjaga mulai dari hulu hingga ke hilir, semua tempat dan bangunan yang melanggar termasuk galian C ilegal harus ditutup," katanya.</p><p>Sementara itu, Bupati Kabupaten Cianjur Mohamad Wahyu Ferdian, mengatakan akan melakukan penyesuaian terhadap tempat dan bangunan yang berdiri di DAS dengan cara berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan Kementerian untuk melakukan penertiban termasuk galian C ilegal yang masih beroperasi.</p><p>"Sesuai petunjuk Gubernur Jabar, kami akan melakukan pemetaan dan melakukan pemeriksaan kelengkapan legalitas-nya, sehingga dapat menghasilkan keputusan terbaik, untuk galian C ilegal tentunya akan ditutup," katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/gubernur-jabar-peringatkan-pemilik-bangunan-yang-melanggar-di-wilayah-puncak-cianjur_bF215WHI48.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bareskrim Polri Endus Ada Penyalahgunaan Dana Kebencanaan di RSUD Sayang Cianjur</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/bareskrim&#45;polri&#45;endus&#45;ada&#45;penyalahgunaan&#45;dana&#45;kebencanaan&#45;di&#45;rsud&#45;sayang&#45;cianjur&#45;0s159t5C9X/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/bareskrim&#45;polri&#45;endus&#45;ada&#45;penyalahgunaan&#45;dana&#45;kebencanaan&#45;di&#45;rsud&#45;sayang&#45;cianjur&#45;0s159t5C9X/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 13 Apr 2025 17:12:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Berdasarkan hasil penyelidikan dalam waktu yang cukup panjang, Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri mengendus adanya sejumlah dugaan penyalahgunaan anggaran bernilai ratusan miliar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Berdasarkan hasil penyelidikan dalam waktu yang cukup panjang, Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri mengendus adanya sejumlah dugaan penyalahgunaan anggaran bernilai ratusan miliar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.</p><p>Tak hanya itu, selain dari hasil penyelidikan, Bareskrim Polri juga sebelumnya telah menerima sejumlah aduan.</p><p>Dilansir dari <i>Berita Satu</i>, dugaan korupsi yang telah diselidiki saat ini diantaranya penyalahgunaan dana bantuan stimulan korban gempa bumi Cianjur, penyalahgunaan anggaran senilai Rp 150 miliar di lingkungan RSUD Sayang Cianjur, dan pemotongan BOP seluruh PKBM se Kabupaten Cianjur sebesar 20 persen.&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/bareskrim-polri-endus-ada-penyalahgunaan-dana-kebencanaan-di-rsud-sayang-cianjur_1Imqsx7bdV.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Setelah Penertiban di Kawasan Puncak Bogor, Kini Gubernur Jabar Pantau Tata Ruang Cianjur</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/setelah&#45;penertiban&#45;di&#45;kawasan&#45;puncak&#45;bogor&#45;kini&#45;gubernur&#45;jabar&#45;pantau&#45;tata&#45;ruang&#45;cianjur&#45;b4KujJ8t1R/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/setelah&#45;penertiban&#45;di&#45;kawasan&#45;puncak&#45;bogor&#45;kini&#45;gubernur&#45;jabar&#45;pantau&#45;tata&#45;ruang&#45;cianjur&#45;b4KujJ8t1R/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 12 Apr 2025 18:48:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan memantau tata ruang dan lingkungan di wilayah Kabupaten Cianjur.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan memantau tata ruang dan lingkungan di wilayah Kabupaten Cianjur.</p><p>Dimana sebelumnya, Dedi Mulyadi telah bertindak tegas dengan melakukan penyegelan bangunan yang melanggar aturan tata ruang dan lingkungan di Kawasan Puncak, Bogor.</p><p>Diketahui, penataan ini menjadi langkah pemulihan lingkungan akibat alih fungsi lahan menjadi bangunan wisata dan warung liar yang marak berdiri tanpa izin.</p><p>Ia menyampaikan, penataan dilakukan secara intensif dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).&nbsp;</p><p>“Setelah proses penyegelan di kawasan Puncak rampung, kami akan bergeser ke wilayah Cianjur untuk menertibkan bangunan ilegal yang juga merusak lingkungan,” ujar Dedi dikutip dari <i>Berita Satu</i>, Jumat (11/4/2025).</p><p>Ia menyebut, alih fungsi lahan di kawasan Puncak telah menyebabkan kerusakan lingkungan serius dan meningkatkan risiko terjadinya bencana ekologis. Bahkan, ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap stabilitas Gunung Gede yang menurutnya sudah "bergoyang", sehingga kawasan Puncak perlu ditertibkan.</p><p>Dedi Mulyadi menekankan pentingnya mengembalikan kawasan Puncak ke kondisi alaminya melalui konservasi menyeluruh, penegakan hukum yang konsisten, serta perencanaan berkelanjutan yang berpihak pada kelestarian alam.</p><p>Dedi Mulyadi juga menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan jalan tol di kawasan tersebut. Ia berharap proyek itu dapat terus berjalan guna memperkuat konektivitas dan mendorong pengembangan wilayah secara menyeluruh.</p><p>“Kita harus menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam,” pungkas Dedi Mulyadi terkait penertiban kawasan Puncak.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/setelah-penertiban-di-kawasan-puncak-bogor-kini-gubernur-jabar-pantau-tata-ruang-cianjur_7EeMgfOkel.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Disdikpora Cianjur Targetkan Perbaikan Bangunan Sekolah yang Rusak Berat di Tahun 2025</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/disdikpora&#45;cianjur&#45;targetkan&#45;perbaikan&#45;bangunan&#45;sekolah&#45;yang&#45;rusak&#45;berat&#45;di&#45;tahun&#45;2025&#45;mGNtwwxs32/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/disdikpora&#45;cianjur&#45;targetkan&#45;perbaikan&#45;bangunan&#45;sekolah&#45;yang&#45;rusak&#45;berat&#45;di&#45;tahun&#45;2025&#45;mGNtwwxs32/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 12 Apr 2025 17:36:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Ruhli Solehudin mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait puluhan siswa di Kecamatan Sindangbarang terpaksa belajar di teras sekolah karena dua bangunan kelas ambruk akibat lapuk dimakan usia.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Ruhli Solehudin mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait puluhan siswa di Kecamatan Sindangbarang terpaksa belajar di teras sekolah karena dua bangunan kelas ambruk akibat lapuk dimakan usia.</p><p>Oleh sebab itu, pihaknya menargetkan bangunan sekolah yang rusak berat akibat bencana alam dan lapuk dimakan usia diperbaiki tahun ini, seperti SDN Majumulya di Kecamatan Sindangbarang.</p><p>"Kami targetkan di tahun ini minimal pada perubahan anggaran dapat dilakukan perbaikan sekolah yang rusak berat dengan prioritas akibat bencana alam dan lapuk dimakan usia agar proses belajar mengajar kembali normal," ujarnya dikutip dari <i>Antara</i>, Jumat (11/4/2025).</p><p>Saat ini, tutur dia, lebih dari 100 ruang kelas yang ambruk dan rusak berat akibat bencana alam selama 2025 dan 1.200 ruang kelas yang rusak berat dan belum mendapat bantuan perbaikan di tahun 2024 akan mendapat bantuan secara bertahap.</p><p>Pihaknya akan meminta bantuan anggaran dari pemerintah provinsi dan pusat guna menuntaskan perbaikan ribuan ruang kelas yang rusak.</p><p>"Kalau total yang rusak dengan berbagai kriteria mungkin lebih dari 1.200 ruang kelas, namun kita berupaya melakukan perbaikan agar setiap tahun jumlahnya terus berkurang," katanya.</p><p>Kepala SDN Majumulya Agus Rahadian mengatakan dua ruang kelas yang sejak beberapa tahun rusak masih dipaksakan untuk proses belajar mengajar siswa kelas 5 dan 6, namun dua hari lalu ambruk karena lapuk dimakan usia.</p><p>Beruntung saat ruang kelas ambruk proses belajar sedang libur sehingga tidak ada korban jiwa atau siswa yang tertimpa, sehingga proses belajar mengajar untuk sementara terpaksa dilakukan di teras sekolah.</p><p>"Siswa kelas 5 dan 6 terpaksa belajar di teras karena ruang kelas lain yang tersedia digunakan untuk kegiatan belajar untuk siswa kelas 1 sampai 4, selama ini kami memiliki enam ruangan, satu ruang guru dan lima ruangan untuk kelas," katanya.</p><p>Dia menjelaskan saat ini hanya tersisa empat ruangan di mana salah satu ruangan kelas dalam kondisi rusak namun masih dipaksakan untuk dipakai belajar mengajar siswa kelas 3 dan 4 dengan disekat.</p><p>"Kami berharap pembangunan dapat segera dilakukan karena kasihan sekitar 26 siswa dari total 78 siswa terpaksa menjalani proses belajar mengajar di teras, terlebih ketika hujan turun mereka cukup kesulitan untuk konsentrasi," katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/disdikpora-cianjur-targetkan-perbaikan-bangunan-sekolah-yang-rusak-berat-di-tahun-2025_nCFMR0nA91.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Terjangkit Chikungunya Menjadi 43 Orang, Dinkes Cianjur: Kami Sudah Melakukan Pengasapan</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/warga&#45;terjangkit&#45;chikungunya&#45;menjadi&#45;43&#45;orang&#45;dinkes&#45;cianjur&#45;kami&#45;sudah&#45;melakukan&#45;pengasapan&#45;5XS6gQivbq/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/warga&#45;terjangkit&#45;chikungunya&#45;menjadi&#45;43&#45;orang&#45;dinkes&#45;cianjur&#45;kami&#45;sudah&#45;melakukan&#45;pengasapan&#45;5XS6gQivbq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 11 Apr 2025 18:24:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat jumlah warga yang terserang Chikungunya di Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung bertambah menjadi 43 orang dari semula berjumlah 38 orang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat jumlah warga yang terserang Chikungunya di Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung bertambah menjadi 43 orang dari semula berjumlah 38 orang.</p><p>Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cianjur Frida Layla Yahya menjelaskan, dari 43 orang tersebut, 20 orang di antaranya laki-laki, 17 orang perempuan, dan lima orang anak-anak, sebagian besar menjalani perawatan di rumah dan mendapat pengawasan dari tenaga kesehatan dari puskesmas setempat sampai dinyatakan pulih 100 persen.&nbsp;</p><p>"Melihat gejala yang dialami kemungkinan besar Chikungunya, untuk memastikan kami masih menunggu hasil laboratorium yang keluar Jumat besok," ujarnya dikutip dari <i>Antara</i>, Kamis (10/4/2025).</p><p>Untuk mencegah penularan dan bertambahnya warga yang terjangkit, lanjut Frida, pihaknya bersama petugas gabungan dari kecamatan, puskesmas, dan aparat desa serta warga sekitar melakukan gotong-royong membersihkan lingkungan serta pengasapan.</p><p>"Kami sudah melakukan pengasapan atau fogging di area perkampungan guna membunuh nyamuk penyebab Chikungunya serat melakukan bersih-bersih lingkungan mulai dari saluran air dan mengubur barang yang dapat menjadi tempat nyamuk bersarang dan berkembang biak," katanya.</p><p>Hal tersebut dilakukan di perkampungan yang letaknya berdekatan sebagai upaya antisipasi terus bertambahnya warga yang terserang Chikungunya, serta meminta warga rutin melakukan cek kesehatan di pusat layanan kesehatan terdekat.</p><p>Bahkan pihaknya meminta warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat agar tidak mudah terjangkit penyakit saat perubahan musim termasuk demam berdarah, serta rutin membersihkan lingkungan rumah dari genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk.</p><p>Sebelumnya Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur mencatat sekitar 38 warga Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung mengalami gejala atau suspect Chikungunya dan sudah mendapat pertolongan medis dan pengawasan dari tenaga kesehatan.</p><p>Kepala Puskesmas Bojongpicung Heni Supenti mengatakan dari puluhan orang tersebut ada yang sempat mengalami kelumpuhan sementara terutama anak-anak dengan gejala demam dan badan linu.</p><p>"Kami bersama tim dari Dinas Kesehatan Cianjur sudah melakukan uji sampel terhadap beberapa orang warga dan masih menunggu hasil uji laboratorium, dugaan sementara suspect Chikungunya," katanya.</p><p>Dia menjelaskan sebagian besar warga yang mengalami gejala sejak Jumat (4/4) menjalani perawatan di rumahnya masing-masing, namun beberapa orang sempat menjalani perawatan di puskesmas, sehingga pihaknya memberikan pengawasan ke perkampungan guna memastikan kondisi warga.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/warga-terjangkit-chikungunya-menjadi-43-orang-dinkes-cianjur-kami-sudah-melakukan-pengasapan_rdj43rvpX2.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bapenda Cianjur Sebut PAD dari Pajak Hingga Maret 2025 Sudah Mencapai 20 Persen</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/bapenda&#45;cianjur&#45;sebut&#45;pad&#45;dari&#45;pajak&#45;hingga&#45;maret&#45;2025&#45;sudah&#45;mencapai&#45;20&#45;persen&#45;mjS23vr5qs/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/bapenda&#45;cianjur&#45;sebut&#45;pad&#45;dari&#45;pajak&#45;hingga&#45;maret&#45;2025&#45;sudah&#45;mencapai&#45;20&#45;persen&#45;mjS23vr5qs/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 11 Apr 2025 16:48:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menjelaskan jika target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak pada 2024 sebesar Rp 278,4 miliar. Realisasinya melebihi target yakni 104,7 persen atau Rp 291,4 miliar. Sehingga pada 2025 mengalami kenaikan menjadi Rp 421,7 miliar.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menjelaskan jika target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak pada 2024 sebesar Rp 278,4 miliar. Realisasinya melebihi target yakni 104,7 persen atau Rp 291,4 miliar. Sehingga pada 2025 mengalami kenaikan menjadi Rp 421,7 miliar.</p><p>Pihaknya optimistis target dapat tercapai menjelang akhir tahun, karena berbagai program dan inovasi yang dilakukan guna memudahkan wajib pajak dalam melakukan pembayaran secara langsung atau online termasuk jemput bola mendatangi wajib pajak.</p><p>"Kami optimistis target dapat tercapai bahkan lebih seperti tahun sebelumnya, karena ada tambahan dari dua jenis pajak Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang tahun sebelumnya tidak ada," ujar Sekretaris Bapenda Kabupaten Cianjur Ardian Athoillah, dikutip dari <i>Antara</i>, Kamis (10/4/2025).</p><p>Diketahui, Bapenda Cianjur telah membukukan realisasi PAD dari pajak hingga awal Maret 2025 sekitar Rp 84,8 miliar atau 20 persen dari target Rp 421,7 miliar.</p><p>Ardian mengatakan, pihaknya optimistis dapat mencapai target dari berbagai sektor pajak sebelum akhir tahun dengan meluncurkan berbagai program yang dapat memudahkan wajib pajak dalam membayar kewajiban-nya.</p><p>"Realisasi pajak yang masuk dari beberapa sektor seperti hotel dan restoran, reklame, hiburan dan lain-lain. Untuk mengejar target Bapenda Cianjur melakukan berbagai upaya serta inovasi dengan memaksimalkan program Pelayanan Pajak Daerah Keliling (Pepeling) ke setiap kecamatan dan desa," katanya.</p><p>Sedangkan untuk mengejar target dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pihaknya sudah menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) ke setiap desa di Cianjur karena baru selesai sehingga akan terlihat hasilnya di akhir April, termasuk pajak barang dan jasa tertentu.</p><p>Petugas Pepeling akan mendatangi setiap kecamatan dan desa guna memberikan sosialisasi cara mudah bagi wajib pajak dalam membayarkan kewajiban-nya termasuk mendatangi obyek pajak potensial yang tersebar di 32 kecamatan yang ada.</p><p>"Meski jumlahnya petugas terbatas dengan wilayah Cianjur yang luas, kami memaksimalkan program Pepeling hingga ke pelosok, sehingga target pajak dapat tercapai karena akan dipakai untuk berbagai pembangunan di Cianjur yang dirasakan langsung masyarakat," tuturnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/bapenda-cianjur-sebut-pad-dari-pajak-hingga-maret-2025-sudah-mencapai-20-persen_SWaWIYkZ03.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Chikungunya Serang Puluhan Warga Bojongpicung Cianjur, Sebagian Alami Kesulitan Berjalan</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/chikungunya&#45;serang&#45;puluhan&#45;warga&#45;bojongpicung&#45;cianjur&#45;sebagian&#45;alami&#45;kesulitan&#45;berjalan&#45;tr2Ir4vhMe/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/chikungunya&#45;serang&#45;puluhan&#45;warga&#45;bojongpicung&#45;cianjur&#45;sebagian&#45;alami&#45;kesulitan&#45;berjalan&#45;tr2Ir4vhMe/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 10 Apr 2025 17:36:29 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Penyakit Chikungunya menyerang puluhan warga Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Penyakit Chikungunya menyerang puluhan warga Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.</p><p>Salah seorang warga, Anis (32), mengaku merasakan mual, demam tinggi, dan nyeri pada tangan dan kaki, hingga tak bisa bangun dari tempat tidur.&nbsp;</p><p>Diketahui, penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ini menimbulkan gejala berupa pusing, mual, demam tinggi, serta nyeri hebat pada persendian hingga membuat beberapa warga tak mampu menggerakkan tubuh mereka. Sebagian dari mereka bahkan mengalami kesulitan berjalan.</p><p>"Saya kira hanya saya yang mengalami gejala seperti ini. Ternyata warga lainnya juga merasakannya," ujar Anis dikutip dari <i>Kompas</i>, Rabu (9/4/2025).</p><p>Anis bersama warga lain kemudian memeriksakan diri ke puskesmas setempat. Karena sedang dalam kondisi hamil, Anis dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.</p><p>"Gejalanya datang mendadak. Malam-malam saya tiba-tiba tak bisa berjalan, lalu langsung dibawa ke bidan dan dirujuk ke rumah sakit," tuturnya.&nbsp;</p><p>Anis mengaku kondisinya kini mulai membaik, meski masih merasakan lemas dan nyeri di persendiannya. Bidan Desa Sukaratu, Didah Ilfi Oktora, mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal, warga diduga mengalami gejala chikungunya.&nbsp;</p><p>"Jumlah warga yang terjangkit dan mengalami gejala serupa sejauh ini tercatat sebanyak 40 orang," kata Didah.&nbsp;</p><p>Ia menambahkan, tim medis sedang melakukan penanganan intensif dan telah mengambil sampel darah dari warga untuk diperiksa di laboratorium kesehatan.&nbsp;</p><p>"Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun di sekitar rumah, guna memutus rantai penyebaran nyamuk penyebab penyakit," ujarnya.&nbsp;</p><p>Didah juga berharap adanya dukungan dari pihak terkait untuk segera melakukan fogging atau pengasapan, sebagai langkah pencegahan penyebaran virus lebih lanjut.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/chikungunya-serang-puluhan-warga-bojongpicung-cianjur-sebagian-alami-kesulitan-berjalan_8j51b36PjX.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dampak Kebijakan &quot;Trump&quot; Dikhawatirkan Sampai ke Daerah</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/dampak&#45;kebijakan&#45;trump&#45;dikhawatirkan&#45;sampai&#45;ke&#45;daerah&#45;NG9lrsKi84/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/dampak&#45;kebijakan&#45;trump&#45;dikhawatirkan&#45;sampai&#45;ke&#45;daerah&#45;NG9lrsKi84/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 09 Apr 2025 17:12:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Pengamat ekonomi Cianjur, Irpan Jamil, mengatakan jika kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal tarif impor akan menarik perhatian berbagai pihak.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Pengamat ekonomi Cianjur, Irpan Jamil, mengatakan jika kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal tarif impor akan menarik perhatian berbagai pihak.&nbsp;</p><p>Ia menilai bahwa penerapan tarif tinggi ini bisa berdampak besar terhadap hubungan perdagangan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat, serta mempengaruhi sektor industri dalam negeri.</p><p>Tarif dasar awal dikenakan sebesar 10 persen, sementara untuk barang asal Indonesia, tarifnya mencapai 32 persen.</p><p>“Sebab, secara umum, kebijakan ini akan memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap perekonomian, terlebih bagi daerah seperti Cianjur yang memiliki banyak perusahaan dan investor. Tarif tinggi ini jelas akan membebani, apalagi jika barang produksi Indonesia menjadi kurang kompetitif di pasar Amerika,” ujarnya dikutip dari <i>pakuanraya</i>, Rabu (9/4/2025).</p><p>Meskipun dampaknya belum terlalu terasa saat ini, Irpan memperkirakan potensi gejolak bisa muncul dalam beberapa minggu ke depan jika kebijakan ini tetap dilanjutkan.</p><p>Irpan berharap Indonesia dapat mempertimbangkan kembali strategi pemasaran produk, termasuk memperluas pasar ke Eropa atau memperkuat pasar domestik.</p><p>Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan menghindari kemungkinan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, khususnya di sektor padat karya seperti industri sepatu yang banyak terdapat di Cianjur.</p><p>“Jika sampai terjadi PHK besar-besaran, apalagi di sektor penyerapan banyak tenaga kerja, itu akan sangat merugikan masyarakat. Pemerintah harus hadir untuk mengadvokasi dan memfasilitasi perusahaan agar tetap bertahan,” ungkapnya.</p><p>Irpan juga menambahkan bahwa mitigasi risiko dari kebijakan perdagangan global ini sangat penting, tidak hanya dari sisi bencana alam, tetapi juga ancaman resesi ekonomi akibat perang dagang.</p><p>“Pemerintah perlu menyiapkan langkah konkret sebagai antisipasi. Jangan sampai kita terlambat merespons, dan dampaknya sudah terlalu luas. Amerika memang mitra dagang penting, tapi Indonesia juga harus siap memperkuat posisi dan menjajaki pasar lain yang potensial,” tuturnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/dampak-kebijakan-trump-dikhawatirkan-sampai-ke-daerah_kWxZOnYjq4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kisah Gadis SMP Cianjur yang Diperkosa Ayah Kandung Hingga Alami Trauma</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/kisah&#45;gadis&#45;smp&#45;cianjur&#45;yang&#45;diperkosa&#45;ayah&#45;kandung&#45;hingga&#45;alami&#45;trauma&#45;38l9ATBd16/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/kisah&#45;gadis&#45;smp&#45;cianjur&#45;yang&#45;diperkosa&#45;ayah&#45;kandung&#45;hingga&#45;alami&#45;trauma&#45;38l9ATBd16/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 09 Apr 2025 16:00:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Gadis SMP di Cianjur yang menjadi korban pemerkosaan ayah kandungnya sendiri, kini mengalami trauma yang mendalam.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Gadis SMP di Cianjur yang menjadi korban pemerkosaan ayah kandungnya sendiri, kini mengalami trauma yang mendalam.</p><p>Yang semula gadis tersebut dikenal periang, kini berubah menjadi gadis pemurung. Seperti yang diungkapkan salah seorang tetangganya jika korban kerap terlihat murung dan berdiam diri.&nbsp;</p><p>Bahkan setelah pelaku yang tidak lain merupakan ayah kandungnya sendiri tertangkap pun korban masih kerap murung.</p><p>Oleh sebab itu, pihak kepolisian bakal memberikan pendampingan dan pemulihan psikologi bagi korban hingga sembuh.</p><p>"Padahal sebelumnya anak ini (korban) periang dan rajin. Sekolahnya rajin, ngajinya rajin. Tapi belakangan sering murung tidak terlalu semangat. Sebelum kasus pemerkosaan terungkap hingga setelah terungkap juga masih terlihat murung," ujarnya dikutip dari <i>detik jabar</i>, Selasa (8/4/2025).</p><p>Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto, mengatakan korban pemerkosaan ayah kandung tersebut akan mendapatkan pendampingan dan pemulihan psikologis agar traumanya bisa sembuh.</p><p>Dengan begitu, lanjut dia, diharapkan gadis muda tersebut bisa kembali beraktivitas secara normal dan memiliki masa depan yang cerah.</p><p>"Tentu kami akan siapkan pendamping dan konselor. Sampai korban sembuh dari traumanya. Korban ini masih sangat muda dan masih punya masa depan yang cerah. Sehingga perlu dilakukan pendampingan agar korban kembali bersemangat menjalani kehidupannya," ucapnya.</p><p>Sementara itu, untuk pelaku akan diproses hukum lebih lanjut. Pelaku juga dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.</p><p>"Pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara," kata dia.</p><p>Diberitakan sebelumnya, Nr (60) warga Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat diringkus polisi lantaran aksi bejatnya memperkosa anak kandung yang masih di bawah umur. Bahkan pelaku sudah 3 kali melakukan aksinya, tepatnya sejak korban masih duduk di bangku SMP.</p><p>Terungkapnya kasus tersebut dan penangkapan pelaku pemerkosaan dan persetubuhan anak kandung itu terungkap usai korban melapor pada sang kakak.</p><p>Mendengar adiknya yang masih sekolah diperkosa oleh ayah kandungnya sendiri, kakak korban langsung mendatangi rumahnya untuk menanyakan kebenaran aksi bejat tersebut.</p><p>Namun bukannya mendapatkan penjelasan, pelaku malah mengamuk dan terlibat cekcok dengan kakak korban alias anak sulungnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/kisah-gadis-smp-cianjur-yang-diperkosa-ayah-kandung-hingga-alami-trauma_9au3ZoT4Dx.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Meski Jumlah Kendaraan Melonjak, Puncak Arus Balik di Cianjur Tidak Terjadi Macet Total</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/meski&#45;jumlah&#45;kendaraan&#45;melonjak&#45;puncak&#45;arus&#45;balik&#45;di&#45;cianjur&#45;tidak&#45;terjadi&#45;macet&#45;total&#45;a9Zw1k65cI/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/meski&#45;jumlah&#45;kendaraan&#45;melonjak&#45;puncak&#45;arus&#45;balik&#45;di&#45;cianjur&#45;tidak&#45;terjadi&#45;macet&#45;total&#45;a9Zw1k65cI/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 08 Apr 2025 18:24:56 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Polres Cianjur melakukan upaya antisipasi kemacetan pada arus balik Lebaran 2025. Mulai dari penyekatan hingga dua kali sistem satu arah diberlakukan guna mencairkan antrean yang sempat terlihat imbas padatnya kendaraan di kawasan Bogor, Jawa Barat.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Polres Cianjur melakukan upaya antisipasi kemacetan pada arus balik Lebaran 2025. Mulai dari penyekatan hingga dua kali sistem satu arah diberlakukan guna mencairkan antrean yang sempat terlihat imbas padatnya kendaraan di kawasan Bogor, Jawa Barat.&nbsp;</p><p>Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Hardian Ardianto mencatat, puncak arus balik sudah terjadi pada H+4 dan H+5 Lebaran, meski sempat terjadi lonjakan arus namun tidak menyebabkan macet total karena sistem satu arah menuju Bogor diberlakukan lebih cepat.</p><p>"Puncak arus balik sudah terjadi pada H+4 dan H+5 Lebaran, di mana arus balik berbaur dengan kendaraan wisatawan, meski volume kendaraan melonjak namun tidak menyebabkan antrean panjang kendaraan menuju Bogor," ujarnya dikutip dari <i>Antara</i>, Selasa (8/4/2025).</p><p>Pihaknya melakukan koordinasi dengan Polres Bogor guna menerapkan sistem satu arah ketika antrean di kawasan Puncak mencapai 2 kilometer, sehingga tidak ada macet total dengan laju kendaraan terhenti selama arus balik 2025.</p><p>Hingga H+6 Lebaran, volume kendaraan yang melintas di jalur Puncak masih tinggi, sehingga pihaknya sempat melakukan sistem satu arah menuju Bogor dari Puncak Pass pada Senin siang, hingga antrean mencair imbas dari penerapan sistem satu arah dari Bogor ke Jakarta.</p><p>"Berbagai upaya tetap dilakukan sampai H+7 lebaran, dimana petugas di masing-masing pos pengamanan tetap disiagakan guna mengantisipasi antrean yang dapat menyebabkan kemacetan," katanya.</p><p>Sementara itu, hingga H+6 Lebaran, kendaraan pemudik dengan tujuan sejumlah kota/kabupaten di Jawa Barat, masih terlihat melintas di jalur utama Cianjur, sebagian besar pemudik yang terlambat pulang kampung, didominasi pemudik dengan sepeda motor.</p><p>Pihaknya tetap mengimbau pemudik yang hendak kembali ke kota asal dan terlambat mudik, mematuhi aturan lalulintas dan anjuran petugas agar selamat sampai tujuan masing-masing.</p><p>"Kami akan terus memantau situasi arus lalulintas sampai habis libur lebaran, selama libur lebaran angka kecelakaan menurun seiring meningkatnya kesadaran pengendara khususnya pemudik, untuk data lengkap akan kami rilis nanti," katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/meski-jumlah-kendaraan-melonjak-puncak-arus-balik-di-cianjur-tidak-terjadi-macet-total_nt8o0Twl1u.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dua Kecelakaan Laut Terjadi Selama Libur Lebaran 2025 di Cianjur, 3 Korban Berasal dari Bandung</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/dua&#45;kecelakaan&#45;laut&#45;terjadi&#45;selama&#45;libur&#45;lebaran&#45;2025&#45;di&#45;cianjur&#45;3&#45;korban&#45;berasal&#45;dari&#45;bandung&#45;ar0Xl9S6hM/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/dua&#45;kecelakaan&#45;laut&#45;terjadi&#45;selama&#45;libur&#45;lebaran&#45;2025&#45;di&#45;cianjur&#45;3&#45;korban&#45;berasal&#45;dari&#45;bandung&#45;ar0Xl9S6hM/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 08 Apr 2025 16:00:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Kasat Polairud Polres Cianjur, AKP Asep Machfud mengungkapkan, selama libur Idulfitri 2025 beberapa lokasi wisata pantai di Cianjur Selatan, Jawa Barat cukup banyak dikunjungi wisatwan dari beberapa daerah.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Kasat Polairud Polres Cianjur, AKP Asep Machfud mengungkapkan, selama libur Idulfitri 2025 beberapa lokasi wisata pantai di Cianjur Selatan, Jawa Barat cukup banyak dikunjungi wisatwan dari beberapa daerah.</p><p>Tercatat, selama libur Hari Raya Idulfitri 2025 ada dua kejadian kecelakaan laut di wilayah Pantai Cianjur Selatan. Dari kedua kecelakaan laut tersebut, para korban merupakan warga asal Bandung.</p><p>"Selama libur lebaran kemarin, kita mencatat ada dua kecelakaan laut yang terjadi di dua lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut," katanya dikutip dari <i>Tribunnews</i>, Senin (7/4/2025).</p><p>Dari dua kecelakaan laut tersebut lanjut dia, terjadi di Pantai Jayanti dan Pantai Cemara, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.</p><p>"Kecelakaan laut pertama terjadi pada Rabu (2/4/2025) di Pantai Jayanti. Dalam laporan kecelakaan tersebut ada dua orang wisatawan asal Bandung yang tenggelam saat berenang di pantai," katanya.</p><p>Menurutnya, kedua wisatawan yang tenggelam tersebut berhasil diselamatkan penjaga pantai, nelayan dan relawan.</p><p>Namun saat diselamatkan dua korban tidak sadarkan diri dan langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat.</p><p>"Sedangkan untuk kejadian kedua terjadi di Pantai Cemara, pada Minggu (6/4/2025) kemarin. Dalam kecelakaan itu korban terseret ombak, berawal saat bermain, dan mengalami kram otot. Untungnya wisatawan asal Bandung itu berhasil diselamatkan petugas gabungan yang berpatroli," katanya.</p><p>Selain itu, dia menambahkan kecelakaan laut di wilayah pantai Cianjur selatan dapat ditekan setelah melakukan sejumlah upaya, seperti memasang rambu bahaya dan melakukan patroli dititik rawan.</p><p>"Sebelum libur lebaran kita perbanyak rambu-rambu bahaya, dan berkoordinasi dengan BPBD serta relawan untuk melakukan patroli rutin di Pantai Cianjur Selatan," katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/dua-kecelakaan-laut-terjadi-selama-libur-lebaran-2025-di-cianjur-3-korban-berasal-dari-bandung_q38nZ6oyuR.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>4 Penginapan Murah di Cianjur Ini Jadi Solusi Wisatawan yang Ingin Berlibur</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/4&#45;penginapan&#45;murah&#45;di&#45;cianjur&#45;ini&#45;jadi&#45;solusi&#45;wisatawan&#45;yang&#45;ingin&#45;berlibur&#45;g1I77R54aA/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/4&#45;penginapan&#45;murah&#45;di&#45;cianjur&#45;ini&#45;jadi&#45;solusi&#45;wisatawan&#45;yang&#45;ingin&#45;berlibur&#45;g1I77R54aA/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 07 Apr 2025 17:36:54 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang sering dikunjungi oleh wisatawan dari luar daerah.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang sering dikunjungi oleh wisatawan dari luar daerah.</p><p>Hal tersebut dikarenakan Kabupaten Cianjur memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang menarik bagi wisatawan.</p><p>Selain banyaknya destinasi wisata, Kabupaten Cianjur juga memiliki sejumlah tempat menginap yang nyaman bagi para wisatawan.</p><p>Dilansir dari <i>Kumparan</i>, ada juga akomodasi penginapan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan bujet yang disiapkan. Dengan begitu, wisatawan tak perlu bingung cari tempat inap yang tepat.</p><p><strong>Daftar Penginapan Murah di Cianjur yang Nyaman</strong></p><p>Seluruh keindahan alam Cianjur yg memesona tidak akan bisa tereksplorasi dalam sehari. Oleh karena itu, deretan penginapan murah di Cianjur berikut ini bisa dijadikan solusi untuk berlibur.</p><p><strong>1. Paddies Homestay</strong></p><p>Paddies Homestay merupakan pilihan menarik untuk mereka yang cari penginapanan murah dan nyaman. Terletak di perkampungan dengan pemandangan sawah dan lingkungan yang asri. Benar-benar cocok untuk lari dari hiruk pikuk kota.</p><p>Mengutip Instagramnya @paddieshomestay_, di sini tersedia berbagai tipe kamar seperti family room, kamar mamih, dan cep aang. Kamarnya ini bermodel gubuk bambu dengan dilengkapi tempat tidur nyaman dan toilet. Harga inapnya mulai dari Rp100.000-an saja.</p><p>Alamat: Jln. Rancagoong Km 3, Kp. Cisalak RT 03/RW.01, Sukawangi, Kec. Warungkondang, Kabupaten Cianjur</p><p><strong>2. Hotel Kusuma Garden Cianjur</strong></p><p>Selanjutnya ada hotel Kusuma Garden Cianjur, hotel ini memiliki lokasi yang cukup strategis di tengah kota Cianjur. Kusuma Garden berkolaborasi dengan UrbanView RedDoorz untuk memberikan penginapan murah dengan fasilitas yang oke.</p><p>Tempatnya bersih dan nyaman, serta terdapat taman yang cocok untuk bersantai. Harga inap di sini dibanderol mulai Rp150.000-an.</p><p>Alamat: Jl. Ir. H. Juanda No.KM 3, Mekarsari, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur</p><p><strong>3. RedDoorz Sarongge Valley</strong></p><p>Sarongge Valley merupakan hotel santai dengan bujet yang terjangkau. Hotel ini menawarkan pemandangan Gunung Gede yang memesona.</p><p>Setiap kamarnya dilengkapi fasilitas memadai, terdapat TV layar datar dan kamar mandi dalam. Untuk menginap di sini, dibanderol harga mulai Rp166.000an.</p><p>Alamat: Jl. Sarongge, RT.03/RW.06, Ciputri, Kec. Pacet, Kabupaten Cianjur</p><p><strong>4. Delaga Biru Hotel</strong></p><p>Terakhir ada Delaga Biru Hotel, yakni tempat inap murah di Cianjur dengan fasilitas yang cukup komplet, tersedia kolam renang, restoran hingga taman bermain. Hotel ini memiliki arsitektur klasik dengan unit kamar yang rapi dan nyaman.</p><p>Untuk bermalam di sini, tamu inap perlu membayar harga kamar mulai dari Rp260.000-an.</p><p>Alamat: Jalan Raya Cipendawa No.417, Cipendawa, Pacet, Kabupaten Cianjur</p><p>Demikian 4 rekomendasi tempat penginapan murah di Cianjur. Tempatnya memadai dan nyaman. Perlu diingat, harga-harga yang disebutkan diatas bersifat dinamis, bisa lebih murah atau mahal.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/4-penginapan-murah-di-cianjur-ini-jadi-solusi-wisatawan-yang-ingin-berlibur_oem0MFozUl.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Aksi Bejat Sang Ayah Menyuruh Anak Kandungnya Nonton Video Porno Hingga Disetubuhi</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/aksi&#45;bejat&#45;sang&#45;ayah&#45;menyuruh&#45;anak&#45;kandungnya&#45;nonton&#45;video&#45;porno&#45;hingga&#45;disetubuhi&#45;EO2zh7so2n/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/aksi&#45;bejat&#45;sang&#45;ayah&#45;menyuruh&#45;anak&#45;kandungnya&#45;nonton&#45;video&#45;porno&#45;hingga&#45;disetubuhi&#45;EO2zh7so2n/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 07 Apr 2025 16:00:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Dengan diawali memaksa untuk menonton video porno, seorang pria di Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, berinisial Nr lantas memperkosa anak kandungnya yang masih di bawah umur.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Dengan diawali memaksa untuk menonton video porno, seorang pria di Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, berinisial Nr lantas memperkosa anak kandungnya yang masih di bawah umur.</p><p>Nr juga demi melancarkan aksi bejatnya turut memaksa korban dengan tidak akan memberikan handphone.</p><p>Diketahui, Nr juga terungkap telah memperkosa anaknya yang masih duduk di bangku SMP sebanyak tiga kali.</p><p>"Pertama kali di tahun 2023 dan terakhir di awal Januari 2025. Total sudah tiga kali melakukan aksinya," ujar Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto dikutip dari <i>Detikjabar</i>, Minggu (6/4/2025).</p><p>AKP Tono mengatakan, untuk melancarkan aksi bejatnya, pelaku membawa handphone yang digunakan korban ke dalam kamar. Pelaku kemudian meminta korban untuk masuk kamar untuk mengambil kembali handphonenya.</p><p>"Di kamar, pelaku memaksa korban untuk menemani menonton video porno. Setelah itu, pelaku memaksa korban untuk bersetubuh," kata dia.</p><p>Sementara itu, saat ini pelaku telah berhasil diamankan oleh Polres Cianjur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/aksi-bejat-sang-ayah-menyuruh-anak-kandungnya-nonton-video-porno-hingga-disetubuhi_xH6dr1DKsC.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mobil Bak Terbuka Picu Kecelakaan Beruntun di Kabupaten Cianjur, Tidak Ada Korban Jiwa</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/mobil&#45;bak&#45;terbuka&#45;picu&#45;kecelakaan&#45;beruntun&#45;di&#45;kabupaten&#45;cianjur&#45;tidak&#45;ada&#45;korban&#45;jiwa&#45;jkVJvp4Get/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/mobil&#45;bak&#45;terbuka&#45;picu&#45;kecelakaan&#45;beruntun&#45;di&#45;kabupaten&#45;cianjur&#45;tidak&#45;ada&#45;korban&#45;jiwa&#45;jkVJvp4Get/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 06 Apr 2025 18:48:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Sebuah tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Bandung&#45;Cianjur tepatnya di Desa Cipuyeum, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (5/4/2025).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Sebuah tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Bandung-Cianjur tepatnya di Desa Cipuyeum, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (5/4/2025).</p><p>Polres Cianjur mencatat hasil penyelidikan tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan tersebut terjadi akibat pengemudi bak terbuka tidak dapat menguasai laju kendaraan.</p><p>Kanit Laka Polres Cianjur Iptu Ika Cakra mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun empat orang mengalami luka ringan dan sedang dan mereka sudah mendapat pertolongan medis di puskesmas setempat.</p><p>"Hasil penyelidikan tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan, dua diantaranya pengendara sepeda motor dan tiga mobil berawal dari pengendara bak terbuka bernopol F 8519 WU yang dikemudikan OT dari Cianjur ke Bandung," ujarnya dikutip dari <i>Antara</i>, Sabtu (5/4/2025).</p><p>Dia menjelaskan, mobil bak terbuka yang meluncur dari arah Cianjur ke Bandung saat memasuki lokasi hilang kendali, lalu pertama kali menghantam pemudik dengan sepeda motor bernopol E 3328 DB yang melaju dari arah berlawanan hingga terjungkal.</p><p>Tidak sampai di situ bak terbuka yang hilang kendali kembali menghantam mobil Toyota Kijang Super bernopol Z 1125 EZ dan Toyota Rush bernopol D 1855 XGN yang melaju dari arah berlawanan, selanjutnya Toyota Rush menabrak bagian belakang sepeda motor Yamaha Lexi bernopol B 5609 TTY.</p><p>Akibat kecelakaan itu, empat orang penumpang sepeda motor sempat terpental sejauh beberapa meter sehingga mengalami luka sedang dan ringan langsung dibawa ke puskesmas setempat guna mendapat pertolongan medis.</p><p>"Kami langsung melakukan olah TKP dengan meminta keterangan saksi-saksi dan para sopir termasuk sopir bak terbuka yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan," katanya.</p><p>Saat ini korban luka sudah mendapat pertolongan medis sebelum diperbolehkan pulang. "Keempat orang korban luka merupakan pemudik dengan tujuan Jakarta dan sekitarnya," katanya.</p><p>Pihaknya mengimbau pengendara untuk meningkatkan kehati-hatian dan waspada saat berkendara terutama bagi pemudik, saat lelah lebih baik beristirahat di rest area yang banyak terdapat di sepanjang jalur utama Cianjur termasuk di pos pengamanan.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/mobil-bak-terbuka-picu-kecelakaan-beruntun-di-kabupaten-cianjur-tidak-ada-korban-jiwa_v67ljwLi5o.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tingkat Hunian Hotel di Cianjur Menurun Selama Libur Lebaran 2025</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/tingkat&#45;hunian&#45;hotel&#45;di&#45;cianjur&#45;menurun&#45;selama&#45;libur&#45;lebaran&#45;2025&#45;u769sUG1tb/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/tingkat&#45;hunian&#45;hotel&#45;di&#45;cianjur&#45;menurun&#45;selama&#45;libur&#45;lebaran&#45;2025&#45;u769sUG1tb/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 06 Apr 2025 18:00:35 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Nano Indrapraja mengatakan, bahwa puncak hunian terjadi pada H+3 Lebaran. Dari ribuan kamar hotel yang tersedia, hanya 49 persen atau 910 kamar yang terisi hingga H+5 Lebaran.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Nano Indrapraja mengatakan, bahwa puncak hunian terjadi pada H+3 Lebaran. Dari ribuan kamar hotel yang tersedia, hanya 49 persen atau 910 kamar yang terisi hingga H+5 Lebaran.</p><p>Menurut dia, tingkat hunian menurun karena berbagai faktor. Namun, yang utama karena faktor ekonomi masyarakat yang melemah.</p><p>Dilansir dari <i>Antara</i>, tingkat hunian hotel selama libur Lebaran 2025 sekitar 49 persen atau menurun sekitar 20 persen daripada Lebaran 2024.</p><p>Disebutkan, tingkat hunian baru terlihat cukup tinggi pada H+3 dan H+4 Lebaran, biasanya satu pekan sebelum Lebaran sudah di atas seribu kamar terisi.</p><p>Nano mengatakan bahwa arus mudik tahun ini tidak seramai tahun sebelumnya yang membuat tingkat hunian makin menurun.</p><p>Baru terjadi, lanjut dia, setelah Lebaran atau di akhir liburan yang sebelumnya saat musim mudik tingkat hunian masih terlihat tinggi sampai akhir liburan Lebaran.</p><p>Hotel di Cianjur saat ini, kata dia, sedang tidak dalam kondisi baik, salah satu faktor kehilangan pasar dari pemerintah yang selama ini cukup tinggi sehingga anggotanya mulai beralih ke pasar lain seperti pelanggan individu berkoordinasi dengan agen perjalanan.</p><p>Dikatakan pula bahwa berbagai strategi akan dilakukan guna tingkatkan kembali daya tarik pengunjung untuk menginap di Cianjur, antara lain, dengan berbagai pelayanan yang ditingkatkan, makanan yang lebih beragam, serta berbagai kegiatan hiburan yang dapat menunjang daya tarik.</p><p>Kondisi tersebut, menurut Nano, juga dialami anggota PHRI di sejumlah kabupaten/kota lain di Indonesia. Dengan demikian, tidak hanya di Cianjur, terutama kesulitan dalam menutup biaya operasional karena sepinya tamu yang menginap.</p><p>Ia meminta seluruh anggota atau pengelola hotel di Cianjur melakukan berbagai inovasi agar tetap bertahan di tengah situasi yang tidak stabil sehingga dapat bangkit kembali dengan kamar yang terisi penuh.</p><p>Strategi utama saat ini, kata dia, adalah meningkatkan daya tarik hotel dengan memberikan pelayanan lebih baik, kualitas makanan yang ditingkatkan, serta menciptakan berbagai atraksi yang menarik tamu untuk berlama-lama menginap,.</p><p>Kendati demikian, pihaknya optimistis dalam 3 bulan ke depan pengelola hotel dapat beradaptasi terhadap perubahan yang selama ini bergantung pada pasar dari pemerintahan mencari peluang di pasar lain sehingga tingkat hunian tetap tinggi.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/tingkat-hunian-hotel-di-cianjur-menurun-selama-libur-lebaran-2025_z7l9Lq4w4o.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kendaraan Roda Dua Mendominasi Arus Balik di Jalur Utama Cianjur</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/kendaraan&#45;roda&#45;dua&#45;mendominasi&#45;arus&#45;balik&#45;di&#45;jalur&#45;utama&#45;cianjur&#45;NMdI65l92P/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/kendaraan&#45;roda&#45;dua&#45;mendominasi&#45;arus&#45;balik&#45;di&#45;jalur&#45;utama&#45;cianjur&#45;NMdI65l92P/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 05 Apr 2025 19:36:07 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR&amp;nbsp;&#45; Sejumlah pemudik kendaraan roda dua telah memadati jalur utama Cianjur, Jawa Barat pada H+4 Lebaran 2025.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR&nbsp;</strong>- Sejumlah pemudik kendaraan roda dua telah memadati jalur utama Cianjur, Jawa Barat pada H+4 Lebaran 2025.</p><p>Dilansir dari <i>Antara</i>, kepadatan pemudik yang menuju arah Bogor dan seterusnya tersebut, sudah terlihat sejak dua hari terakhir dan jumlah yang terus meningkat pada malam dan dini hari.</p><p>Bahkan saat siang sebagian besar pemudik yang melintas memilih berwisata sambil beristirahat di sejumlah obyek wisata.</p><p>Terlihat kendaraan dengan ciri khas pemudik terparkir di Kebun Raya Cibodas, Savilage Puncak dan sejumlah tempat istirahat lainnya di kawasan kebun teh Puncak didominasi nopol Jabodetabek.</p><p>Sebagian besar pengendara yang melintas di jalur utama Cianjur, karena melihat informasi di media sosial kondisi arus lalulintas yang ramai lancar dan tidak terjadi antrean panjang seperti Lebaran tahun sebelumnya, sehingga memilih melalui jalur Puncak sambil berwisata.</p><p>Bahkan beberapa orang diantaranya sengaja melintas di jalur utama Cianjur karena sudah tradisi setiap Lebaran mampir ke rumah sanak saudara di Cianjur meski terjadi macet total setiap mudik dan balik.</p><p>"Karena sudah tradisi kalau pulang kampung lewat tol, pulangnya pasti lewat Puncak karena sudah kebiasaan dari dulu ditambah banyak saudara yang merantau ke Cianjur dari Kebumen-Jawa Tengah, sekalian silaturahmi," kata pemudik tujuan Depok, Edi Siswanto, Sabtu (5/4/2025).</p><p>Hal senada terucap dari pemudik tujuan Lampung, Karyadi yang tetap melintas di jalur Puncak meski tahun lalu sempat terjebak hingga belasan jam, namun kembali melintas di jalur tersebut pada Lebaran tahun ini karena keluarga ingin mampir ke Kebun Raya Cibodas.</p><p>Bahkan, ungkap dia, tidak merasa mudik kalau baliknya tidak mampir ke Puncak meski tahun ini tidak terjadi macet panjang yang diprediksi selalu terjadi setiap akhir libur panjang hari raya.</p><p>"Saya lihat di media sosial dan berita, kawasan Puncak tidak terjadi antrean sehingga kami kembali melintas sambil berkunjung ke Kebun Raya Cibodas, sebelum melanjutkan perjalanan ke Lampung dari Semarang," katanya.</p><p>Sementara hingga Sabtu petang jalur Puncak masih ramai lancar dilalui pemudik dengan tujuan balik, Polres Cianjur memberlakukan sistem satu arah menuju Bogor lebih cepat seiring puncak arus balik yang diprediksi akan terjadi pada H+4 dan H+5 Lebaran.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/kendaraan-roda-dua-mendominasi-arus-balik-di-jalur-utama-cianjur_hXbMvLeof1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemudik Arus Balik Mulai Padati Jalur Utama Cianjur Jawa Barat</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/pemudik&#45;arus&#45;balik&#45;mulai&#45;padati&#45;jalur&#45;utama&#45;cianjur&#45;jawa&#45;barat&#45;5bD5053wHw/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/pemudik&#45;arus&#45;balik&#45;mulai&#45;padati&#45;jalur&#45;utama&#45;cianjur&#45;jawa&#45;barat&#45;5bD5053wHw/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 04 Apr 2025 17:12:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Sejak Kamis (3/4/2025) kemarin, volume kendaraan arus balik di jalur utama Cianjur, Jawa Barat terus meningkat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Sejak Kamis (3/4/2025) kemarin, volume kendaraan arus balik di jalur utama Cianjur, Jawa Barat terus meningkat.</p><p>Peningkatan volume kendaraan tersebut terjadi karena pemudik arus balik yang berbaur dengan kendaraan wisatawan yang hendak menghabiskan libur hari raya.</p><p>Hal itu menyebabkan, antrean di titik rawan macet, termasuk di sepanjang jalur Puncak dengan laju tersendat.</p><p>Dilansir dari <i>Republika</i>, kendaraan dengan tujuan Bogor tampak mendominasi. Bahkan, menjelang siang terlihat antrean panjang kendaraan dengan laju tersendat karena pemberlakuan satu arah dari Bogor menuju Cianjur.&nbsp;</p><p>Rekayasa arus dilakukan, termasuk penyekatan oleh petugas di masing-masing pos pam. Sebagian besar pengendara menunggu diberlakukannya sistem satu arah sebaliknya dari Cianjur menuju Bogor.</p><p>Mereka memilih berhenti di rest area atau mendatangi obyek wisata, seperti Kebun Raya Cibodas, Savilage, dan wisata lainnya.</p><p>Meski sudah mengetahui jalur Puncak padat, mereka tetap melintas karena dapat singgah ke rumah sanak saudara atau dapat beristirahat di obyek wisata atau rest area yang banyak terdapat di sepanjang jalur tersebut.</p><p>"Tetap jalur favorit meski sering macet, namun tahun ini tidak akan seperti tahun sebelumnya. Kami hendak kembali ke kota asal setelah mudik ke kampung halaman di Tasikmalaya, kalau lewat Puncak bisa mampir-mampir," kata pengendara asal Jakarta Timur, Iman Sulaiman, Jumat (4/3/2025).</p><p>Dia menjelaskan selama perjalanan sampai Puncak, tidak ada antrean panjang kendaraan seperti Lebaran tahun lalu yang mencapai puluhan kilometer. Dia memilih singgah ke Kebun Raya Cibodas sambil menunggu diberlakukannya sistem satu arah ke Bogor.</p><p>Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yongky Dilatha, mengatakan memasuki H+2 Lebaran, kendaraan yang melintas di jalur utama Cianjur meningkat termasuk kendaraan pemudik yang hendak kembali ke kota asal, namun tidak menyebabkan antrean panjang.</p><p>Namun, imbas padatnya volume kendaraan di wilayah Bogor, membuat ekor antrean panjang sampai ke wilayah hukum Cianjur tepatnya di kawasan Puncak Pass.</p><p>"Antrean terlihat dari kawasan Puncak, tidak di titik rawan lainnya seperti Pasar Cipanas, pertigaan Hanjawar dan Kebun Raya Cibodas, biasanya antrean terlihat di tiga jalur rawan tersebut," katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/pemudik-arus-balik-mulai-padati-jalur-utama-cianjur-jawa-barat_z8NuMFA7Ix.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Terbakar Api Cemburu, Pemuda di Cianjur Nekat Bakar Mobil Pria yang Menggoda Pacarnya</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/terbakar&#45;api&#45;cemburu&#45;pemuda&#45;di&#45;cianjur&#45;nekat&#45;bakar&#45;mobil&#45;pria&#45;yang&#45;menggoda&#45;pacarnya&#45;O3f53iFDBF/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/terbakar&#45;api&#45;cemburu&#45;pemuda&#45;di&#45;cianjur&#45;nekat&#45;bakar&#45;mobil&#45;pria&#45;yang&#45;menggoda&#45;pacarnya&#45;O3f53iFDBF/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 04 Apr 2025 16:48:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Seorang pemuda di Cianjur, Jawa Barat Bernama Iqbal Gandi Siregar (21) ditangkap polisi karena diduga melakukan pembakaran dua unit mobil di area parkir ruko, Jalan Siliwangi.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Seorang pemuda di Cianjur, Jawa Barat Bernama Iqbal Gandi Siregar (21) ditangkap polisi karena diduga melakukan pembakaran dua unit mobil di area parkir ruko, Jalan Siliwangi.</p><p>Pelaku ditangkap di kontrakannya setelah teridentifikasi melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV serta keterangan saksi-saksi.</p><p>"Pelaku ditangkap di rumah kontrakan, Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, tanpa perlawanan," kata Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto dikutip dari <i>Antara</i>, Kamis (3/4/2025).</p><p>Tono menjelaskan, pelaku nekat melakukan aksinya dipicu rasa cemburu karena pacarnya digoda orang lain.</p><p>Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 187 KUHP dengan ancaman hukum maksimal penjara seumur hidup.</p><p>Sebelumnya, Kasatreskrim AKP Tono mengungkapkan hasil penyelidikan sementara bahwa kebakaran dua mobil Toyota Avansa bernopol F-1801-WI dan F-1408-PM ada unsur kesengajaan, bukan arus pendek pada kelistrikan dalam mobil.</p><p>Setelah penyelidikan, lanjut dia, ada dua mobil yang terbakar. Satu mobil terbakar di bagian kap mesin, sedangkan satunya lagi sebagian besar terbakar.</p><p>Setelah memintai keterangan saksi dan melihat rekaman kamera pengawas, pihaknya melihat seorang pria menghampiri mobil sebelum api menyala dan membakar ban bekas di dekat mobil sehingga api dengan cepat membesar, lalu membakar dua unit mobil yang terparkir.</p><p>Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mendalami kasus lebih lanjut terkait dengan pembakaran mobil yang biasa diparkir pemilik di area ruko, Jalan Siliwangi tersebut.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042025/terbakar-api-cemburu-pemuda-di-cianjur-nekat-bakar-mobil-pria-yang-menggoda-pacarnya_s1ni0b8UZ8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Berikut 4 Daftar Jalan Alternatif Mudik Lebaran 2025 yang Disiapkan Oleh Dishub Cianjur</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/berikut&#45;4&#45;daftar&#45;jalan&#45;alternatif&#45;mudik&#45;lebaran&#45;2025&#45;yang&#45;disiapkan&#45;oleh&#45;dishub&#45;cianjur&#45;526aLd5nHB/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/berikut&#45;4&#45;daftar&#45;jalan&#45;alternatif&#45;mudik&#45;lebaran&#45;2025&#45;yang&#45;disiapkan&#45;oleh&#45;dishub&#45;cianjur&#45;526aLd5nHB/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 27 Mar 2025 12:48:52 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Tedy Artiawan mengatakan, pihaknya terus melakukan sejumlah persiapan menjelang arus mudik 2025 yang diperkirakan akan mulai terjadi pada Jumat (28/3/2025).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Tedy Artiawan mengatakan, pihaknya terus melakukan sejumlah persiapan menjelang arus mudik 2025 yang diperkirakan akan mulai terjadi pada Jumat (28/3/2025).</p><p>Salah satunya, lanjut Tedy, pihaknya telah mempersiapkan empat jalur alternatif selama arus mudik dan balik libur Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriyah.</p><p>Keempat jalur tersebut dipersiapkan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalulintas selama arus mudik dan balik.</p><p>"Dalam persiapan arus mudik ini, kita juga mempersiapkan empat jalur alternatif yang dapat dilintasi para pemudik," katanya dikutip dari <i>Tribunjabar</i>, Rabu (26/3/2025).</p><p>Keempat jalur alternatif tersebut lanjut dia, yaitu Jalan Alternatif Jonggol, Jalan Alternatif Simpang Loji- Ciseureuh, Jalan Alternatif Cugeunang - Salahuni - Rasamala, Gekbrong, dan Jalan Alternatif Tungturunan - Tanjungsari, Sukaluyu.</p><p>"Keempat jalur alternatif tersebut kita siapkan, untuk mengantisifasi terjadi kepadatan arus lalulintas disejumlah jalur alteri yang memang biasa dilalui para pemudik," ucapnya.</p><p>Selain itu Tedy mengatakan, puncak arus pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Cianjur diperkirakan akan mulai terjadi pada H-3 Hari Raya Idulfitri Jumat (28/3/2025).</p><p>"Beberapa jalur yang biasa dilalui para pemudik, seperti Jalan Raya Puncak - Cianjur, Jalan Raya Bandung, Jalan Raya Sukabumi - Cianjur sudah layak dilintasi para pemudik," katanya.</p><p>Dia mengatakan, pihaknya juga telah memasang sejumlah CCTV dibeberapa titik yang terpasang disepanjang jalur mudik di wilayah Kabupaten Cianjur.</p><p>"Kamera pengawas tersebut, kita pasang mulai dari beberapa ruas jalan di dalam kota, persimpangan, dan di jalur yang sering dilintasi para pemudik," katanya.</p><p>Tedy mengimbau masyarakat yang hendak menggunakan jalur mudik, diharapkan selalu berhati-hati dan mewaspadai beberapa titik rawan kemacetan.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/berikut-4-daftar-jalan-alternatif-mudik-lebaran-2025-yang-disiapkan-oleh-dishub-cianjur_Kyywu1OB1A.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Volume Kendaraan Roda Dua Mulai Tampak Meningkat di Jalur Mudik Cianjur</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/volume&#45;kendaraan&#45;roda&#45;dua&#45;mulai&#45;tampak&#45;meningkat&#45;di&#45;jalur&#45;mudik&#45;cianjur&#45;n8cK264sQ0/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/volume&#45;kendaraan&#45;roda&#45;dua&#45;mulai&#45;tampak&#45;meningkat&#45;di&#45;jalur&#45;mudik&#45;cianjur&#45;n8cK264sQ0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 27 Mar 2025 12:24:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Arus kendaraan roda dua yang melintas dari arah Puncak menuju Cianjur mengalamai peningkatan sejak Selasa (25/3/2025) kemarin. Kendaraan tersebut terus mengarah ke jalan Raya Bandung&#45;Cianjur dan seterusnya.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Arus kendaraan roda dua yang melintas dari arah Puncak menuju Cianjur mengalamai peningkatan sejak Selasa (25/3/2025) kemarin. Kendaraan tersebut terus mengarah ke jalan Raya Bandung-Cianjur dan seterusnya.&nbsp;</p><p>Dilansir dari <i>Antara</i>, Sebagian besar pemudik melakukan perjalanan secara berombongan dengan tujuan mulai di Jawa Barat hingga Jawa Tengah. Seperti yang dilakukan pemudik asal Tangerang, Banten, Adi Karyadi bersama belasan rekannya dengan tujuan Brebes, Jateng.</p><p>Mereka memilih melintas di jalur mudik Cianjur karena tidak terburu-buru untuk sampai di kampung halaman dan sambil menjemput rekan di daerah lain yang sudah berjanji untuk konvoi sepeda motor saat pulang mudik tahun ini.</p><p>"Kami memilih jalur Puncak-Cianjur karena aman, nyaman dan banyak pilihan lokasi berhenti untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan, ditambah banyak saudara dan teman yang janjian bareng mudik tahun ini," kata Adi.</p><p>Dia menjelaskan di sepanjang perjalanan mulai masuk kawasan Bogor hingga Puncak Pass, sudah banyak pemudik dengan sepeda motor, yang terlihat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan termasuk di kawasan Cianjur yang terdapat pos pengamanan dan rest area.</p><p>Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yongky Dilatha mengimbau pemudik yang melintas di sepanjang jalur utama mudik Cianjur, dapat memanfaatkan pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar hingga selatan Cianjur untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.</p><p>Bahkan, di sejumlah pos pelayanan selain beristirahat pemudik dapat melakukan pemeriksaan kesehatan hingga informasi jalur mudik serta berbagai pelayanan lainnya.</p><p>"Kami mengimbau pemudik untuk mengutamakan keselamatan dan saat lelah silahkan manfaatkan rest area dan pos pelayan yang ada di sepanjang jalur utama Cianjur untuk istirahat," katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/volume-kendaraan-roda-dua-mulai-tampak-meningkat-di-jalur-mudik-cianjur_Q36Qi25hno.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Polres Cianjur Minta Ditambah Jalur Penyelamatan di Jalan Tengkorak Puncak dan Gekbrong</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/polres&#45;cianjur&#45;minta&#45;ditambah&#45;jalur&#45;penyelamatan&#45;di&#45;jalan&#45;tengkorak&#45;puncak&#45;dan&#45;gekbrong&#45;yjVY2m1qRu/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/polres&#45;cianjur&#45;minta&#45;ditambah&#45;jalur&#45;penyelamatan&#45;di&#45;jalan&#45;tengkorak&#45;puncak&#45;dan&#45;gekbrong&#45;yjVY2m1qRu/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 26 Mar 2025 12:24:44 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Hardian Ardianto mengatakan, kondisi jalan di jalur tengkorak Puncak dan Gekbrong menurun tajam dan menikung. Sehingga membuat kendaraan besar yang melintas kerap mengalami rem blong dan laju kendaraan tidak terkendali.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Hardian Ardianto mengatakan, kondisi jalan di jalur tengkorak Puncak dan Gekbrong menurun tajam dan menikung. Sehingga membuat kendaraan besar yang melintas kerap mengalami rem blong dan laju kendaraan tidak terkendali.</p><p>Oleh sebab itu, Polres Cianjur, Jawa Barat mengajukan penambahan jalur penyelamat di kedua jalur tengkorak tersebut, guna menekan angka kecelakaan tunggal dan beruntun yang kerap terjadi di dua lokasi tersebut.</p><p>"Saat ini sudah ada jalur penyelamat di dua lokasi tersebut, namun harus ditambah karena hasil evaluasi sebagian besar kendaraan mengalami rem blong di jalur yang sama namun lokasi berbeda," ujar Hardian dikutip dari <i>antara</i>, Selasa (25/3/2025).</p><p>Hardian menjelaskan, satu jalur penyelamat tambahan diajukan ke wilayah Ciloto-Puncak dan Gekbrong dengan lokasi yang berjarak cukup jauh dari lokasi jalur penyelamat yang sudah ada dan kerap terjadi kecelakaan tunggal dan beruntun.</p><p>Untuk menekan terjadinya kecelakaan tunggal dan beruntun di jalur rawan kecelakaan menimpa kendaraan besar jenis truk dan bus, pihaknya menggencarkan pemeriksaan kendaraan atau ramp check secara acak di sejumlah titik terutama menjelang mudik lebaran 2025.</p><p>"Selain menambah jalur penyelamat kami bersama dinas terkait menggencarkan ramp check langsung di jalur dan terminal guna menekan kecelakaan di Cianjur terutama saat mudik lebaran 2025," katanya.</p><p>Terkait pemeriksaan kendaraan saat mudik lebaran pihaknya memfokuskan pemeriksaan kendaraan umum yang masuk ke terminal Cianjur, termasuk pemeriksaan kesehatan terhadap sopir bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Cianjur.</p><p>Ketika ditemukan kendaraan tidak laik jalan akan dikembalikan ke garasi-nya masing-masing termasuk sopir yang kondisinya tidak prima dilarang untuk membawa kendaraan hingga dinyatakan sehat.</p><p>"Untuk pemeriksaan kendaraan akan digencarkan beberapa hari menjelang libur mudik lebaran, meski hingga saat ini belum ada kendaraan umum yang ditemukan tidak laik jalan," katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/polres-cianjur-minta-ditambah-jalur-penyelamatan-di-jalan-tengkorak-puncak-dan-gekbrong_c4NWSWHM5M.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Anggaran Rp 76 Miliar Akan Digelontorkan Pemkab Cianjur untuk Rehabilitasi Jalan rusak</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/anggaran&#45;rp&#45;76&#45;miliar&#45;akan&#45;digelontorkan&#45;pemkab&#45;cianjur&#45;untuk&#45;rehabilitasi&#45;jalan&#45;rusak&#45;55pF48Y76K/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/anggaran&#45;rp&#45;76&#45;miliar&#45;akan&#45;digelontorkan&#45;pemkab&#45;cianjur&#45;untuk&#45;rehabilitasi&#45;jalan&#45;rusak&#45;55pF48Y76K/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 26 Mar 2025 12:00:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akan melakukan perbaikan jalan rusak di puluhan titik dengan landasan beton atau aspal merata mulai dari wilayah utara hingga wilayah selatan yang terhubung langsung dengan jalur propinsi dan nasional.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akan melakukan perbaikan jalan rusak di puluhan titik dengan landasan beton atau aspal merata mulai dari wilayah utara hingga wilayah selatan yang terhubung langsung dengan jalur propinsi dan nasional.</p><p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur Eri Rihandiar mengatakan, tidak ada prioritas, target-nya seluruh jalan kabupaten penghubung antar kecamatan akan diperbaiki baik dengan cara diaspal atau betonisasi.</p><p>Oleh sebab itu, Pemkab Cianjur akan menyiapkan anggaran Rp 76 miliar untuk rehabilitasi jalan tahun 2025 dengan panjang jalan yang akan dibenahi sekitar 30 kilometer merata dari utara hingga selatan Cianjur.</p><p>"Kemungkinan pelaksanaan setelah lebaran karena masih ada pembahasan efisiensi anggaran, seluruh jalan kabupaten yang rusak akan mendapat perbaikan di tahun 2025, mulai pertengahan tahun disesuaikan dengan target Bupati Cianjur," ujarnya dikutip dari <i>antara</i>, Selasa (25/3/2025).</p><p>Sedangkan terkait perbaikan jalan propinsi dan nasional yang rusak, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PUPR Propinsi Jabar dan Kementerian PUPR, untuk dilakukan perbaikan sebelum musim mudik lebaran agar laik dilalui pemudik.</p><p>"Kami menargetkan perbaikan sudah dapat berjalan setelah lebaran dan untuk proses pembangunan jalan sudah masuk dalam anggaran APBD tahun 2025 yang masuk dalam tahap lelang," katanya.</p><p>Dia menjelaskan, hingga saat ini sekitar 334 kilometer jalan kabupaten yang tersebar di 32 kecamatan masih dalam kondisi rusak dan sudah diajukan untuk pembangunan, dimana anggarannya diajukan untuk mendapat bantuan dari propinsi dan pusat.</p><p>Bahkan pihaknya sudah mengajukan dana bantuan pembangunan jalan rusak ke Propinsi Jabar dan Kementerian PUPR, sehingga pihaknya meminta warga untuk bersabar menunggu pembangunan dengan harapan seluruh jalan kabupaten di Cianjur dalam kondisi baik.</p><p>"Kami mengajukan bantuan anggaran dari propinsi dan pusat masing-masing Rp200 miliar dengan harapan dapat dikabulkan agar seluruh jalan di Cianjur statusnya baik sesuai keinginan Gubernur Jabar," katanya.</p><p>Sedangkan terkait jalur mudik yang kondisinya rusak saat ini sudah mendapat penanganan dengan cara penambalan terutama landasan jalan yang berlubang mulai dari utara hingga selatan, ditargetkan tuntas sebelum H-3 lebaran.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/anggaran-rp-76-miliar-akan-digelontorkan-pemkab-cianjur-untuk-rehabilitasi-jalan-rusak_Cp0B19XaCM.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pastikan Keamanan Pemudik, Polres Cianjur Tebarkan Penembak Jitu di Titik Rawan</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/pastikan&#45;keamanan&#45;pemudik&#45;polres&#45;cianjur&#45;tebarkan&#45;penembak&#45;jitu&#45;di&#45;titik&#45;rawan&#45;si1raj1ZZa/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/pastikan&#45;keamanan&#45;pemudik&#45;polres&#45;cianjur&#45;tebarkan&#45;penembak&#45;jitu&#45;di&#45;titik&#45;rawan&#45;si1raj1ZZa/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 25 Mar 2025 13:12:01 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Sejumlah penembak jitu akan ditempatkan di beberapa titik rawan guna memastikan keamanan pemudik Lebaran 2025 yang melintasi wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Sejumlah penembak jitu akan ditempatkan di beberapa titik rawan guna memastikan keamanan pemudik Lebaran 2025 yang melintasi wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.</p><p>Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha mengungkapkan, pihaknya telah memetakan lokasi-lokasi yang memiliki risiko tinggi terhadap aksi kriminalitas.</p><p>"Kami sudah menyiapkan personel Brimob, termasuk penembak jitu, di beberapa titik strategis yang dianggap rawan. Namun, perlu dipahami bahwa tidak ada tempat yang benar-benar bebas dari potensi tindak kejahatan," ujarnya dikutip dari <i>Beritasatu</i>, Selasa (25/3/2025).</p><p>Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kepolisian telah menentukan titik-titik strategis bagi para penembak jitu, khususnya untuk menghadapi kejahatan berintensitas tinggi yang melibatkan senjata api.</p><p>"Lokasi penempatan tetap dirahasiakan demi efektivitas pengamanan. Namun, pengawasan akan difokuskan di pusat perkotaan serta jalur perlintasan mudik yang rawan tindak kejahatan," tambahnya.</p><p>Selain menyiapkan tim penembak jitu, Polres Cianjur juga meningkatkan patroli di jalur utama dan jalur alternatif guna mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan, termasuk aksi pencurian dengan kekerasan dan begal.</p><p>Pihak kepolisian mengimbau para pemudik untuk selalu waspada selama perjalanan dan segera melapor jika menemukan tindakan mencurigakan. Dengan pengamanan yang diperketat ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/pastikan-keamanan-pemudik-polres-cianjur-tebarkan-penembak-jitu-di-titik-rawan_yb2wq6boE6.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Atasi Kemacetan di Pasar Cipanas, Bupati Cianjur Relokasi PKL ke Lahan Kosong</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/atasi&#45;kemacetan&#45;di&#45;pasar&#45;cipanas&#45;bupati&#45;cianjur&#45;relokasi&#45;pkl&#45;ke&#45;lahan&#45;kosong&#45;lDhnrAYaq6/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/atasi&#45;kemacetan&#45;di&#45;pasar&#45;cipanas&#45;bupati&#45;cianjur&#45;relokasi&#45;pkl&#45;ke&#45;lahan&#45;kosong&#45;lDhnrAYaq6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 25 Mar 2025 12:48:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Bupati Cianjur dr Wahyu Mohammad Ferdian mengatakan, pihaknya telah melakukan pembahasan bersama dinas dan kepolisian terkait masalah kemacetan yang dikomentari langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melintas di depan Pasar Cipanas.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Bupati Cianjur dr Wahyu Mohammad Ferdian mengatakan, pihaknya telah melakukan pembahasan bersama dinas dan kepolisian terkait masalah kemacetan yang dikomentari langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melintas di depan Pasar Cipanas.</p><p>Pemda Cianjur, Jawa Barat, langsung merelokasi pedagang kaki lima di sepanjang jalur Pasar Cipanas ke tanah desa dan mengembalikan rute angkutan kota ke belakang pasar guna antisipasi macet selama mudik lebaran 2025.</p><p>“Kami langsung rapat gabungan untuk menentukan solusi jangka pendek dan jangka panjang terkait masalah yang menyebabkan kemacetan di depan Pasar Cipanas, dimana PKL akan direlokasi sementara dan jalur angkot kembali ke belakang pasar," ujarnya dikutip dari <i>antara</i>, Senin (24/3/20251).</p><p>Para PKL akan direlokasi ke lahan kosong milik Desa Cipanas, dimana lahan tersebut dapat menampung mereka untuk berjualan sementara sambil menunggu lokasi yang cocok tidak lagi di pinggir jalan di sepanjang jalur Pasar Cipanas.</p><p>Sedangkan angkot akan dikembalikan ke jalur samping istana tembus ke jalan Balakang, Cipanas, sehingga tidak ada lagi yang melintas atau berhenti di depan pasar yang selama ini menjadi penyebab kemacetan terutama saat akhir pekan dan musim mudi lebaran.</p><p>"Mulai malam ini (Senin) jalur di depan Pasar Cipanas sudah steril dari PKL serta angkot yang berhenti sembarangan, penertiban tersebut sudah disepakati semua pihak termasuk pedagang dan sopir angkot, sehingga saat mudik tidak ada kemacetan," katanya.</p><p>Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha, mengatakan pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam penanganan kemacetan di jalur Puncak tepatnya di depan Pasar Cipanas dengan menempatkan anggota Polres Cianjur setiap harinya.</p><p>Bahkan sejak jauh hari, pihaknya sudah meminta pemerintah daerah melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di sepanjang jalur Cipanas, termasuk mengembalikan jalur angkot ke belakang pasar agar tidak menyebabkan kemacetan terutama saat akhir pekan.</p><p>“Kami akan membantu untuk menangani permasalahan ini, agar kemacetan parah tidak selalu terjadi di sepanjang jalur Puncak terutama di depan Pasar Cipanas, kami siagakan petugas setiap hari untuk mengatur kelancaran arus," katanya.</p><p>Seperti diberitakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kemacetan di Jalur Puncak tepatnya di depan Pasar Cipanas, dia menyayangkan pemberlakuan rekayasa lalulintas di lajur kanan akibat lajur kiri yang dijadikan tempat berhenti angkot dan lokasi berjualan PKL.</p><p>Dia meminta petugas untuk menertibkan angkot yang menjadikan jalan sebagai tempat parkir sehingga hak para pengguna jalan lainnya terganggu. “Kami minta untuk ditertibkan karena kami pengguna jalan merasa haknya diambil,” katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/atasi-kemacetan-di-pasar-cipanas-bupati-cianjur-relokasi-pkl-ke-lahan-kosong_pWIhJy6NS8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Bupati Cianjur Larang Keras ASN Mudik Lebaran Pakai Mobil Dinas</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/bupati&#45;cianjur&#45;larang&#45;keras&#45;asn&#45;mudik&#45;lebaran&#45;pakai&#45;mobil&#45;dinas&#45;063lx0sghY/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/bupati&#45;cianjur&#45;larang&#45;keras&#45;asn&#45;mudik&#45;lebaran&#45;pakai&#45;mobil&#45;dinas&#45;063lx0sghY/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 24 Mar 2025 13:12:30 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR&amp;nbsp;&#45; Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akan memberikan sanksi tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang membawa kendaraan dinas untuk mudik lebaran 2025.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR&nbsp;</strong>- Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akan memberikan sanksi tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang membawa kendaraan dinas untuk mudik lebaran 2025.</p><p>Sehingga pihaknya meminta masyarakat berperan aktif melapor ketika menemukan pejabat yang menggunakan kendaraan dinas di luar aktivitas pekerjaan termasuk untuk mudik.</p><p>"Silakan masyarakat dapat melapor langsung kalau mendapati kendaraan dinas yang dipakai mudik atau di luar kegiatan kedinasan, kami akan tindak sesuai dengan aturan yang berlaku," Bupati Kabupaten Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, dikutip dari <i>antara</i>, Minggu (23/3/2025).</p><p>Wahyu juga menegaskan, aset pemerintah hanya dapat digunakan untuk kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat, termasuk kendaraan dinas hanya dapat digunakan terkait kedinasan.</p><p>"Aset pemerintah termasuk kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi sehingga ASN dilarang menggunakan mobil dinas untuk mudik ke kampung halaman, silakan pakai kendaraan pribadi," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/bupati-cianjur-larang-keras-asn-mudik-lebaran-pakai-mobil-dinas_6DlQp8qz0y.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jalan Rusak Cianjur Diperbaiki, Target Tuntas Sebelum Musim Mudik Lebaran 2025</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/jalan&#45;rusak&#45;cianjur&#45;diperbaiki&#45;target&#45;tuntas&#45;sebelum&#45;musim&#45;mudik&#45;lebaran&#45;2025&#45;gjDu91qsj5/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/jalan&#45;rusak&#45;cianjur&#45;diperbaiki&#45;target&#45;tuntas&#45;sebelum&#45;musim&#45;mudik&#45;lebaran&#45;2025&#45;gjDu91qsj5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 24 Mar 2025 12:00:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Sejumlah ruas jalan yang rusak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tengah diperbaiki oleh pemerintah daerah.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Sejumlah ruas jalan yang rusak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tengah diperbaiki oleh pemerintah daerah.&nbsp;</p><p>Bupati Kabupaten Cianjur dr Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan, pihaknya menargetkan perbaikan jalan tersebut dapat tuntas sebelum musim mudik Lebaran 2025.&nbsp;</p><p>Wahyu juga menerangkan, khusus ruas jalan kabupaten sudah dilakukan penanganan sementara dengan sistem penambalan guna menghindari kecelakaan tunggal menimpa pemudik yang melintas karena terjerembab ke dalam lubang.</p><p>"Saya sudah minta dinas PUPR melakukan perbaikan jalan kabupaten yang rusak minimal ditambal agar arus kendaraan yang melintas aman dan lancar, sehingga saat mudik tidak ada lubang di tengah jalan," ujarnya dikutip dari antara, Minggu (23/3/2025).</p><p>Sedangkan untuk ruas jalan provinsi dan nasional, lanjut Wahyu, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas PUPR propinsi dan Kementerian PUPR agar segera dilakukan perbaikan terutama di jalur utama menuju wilayah selatan Cianjur yang banyak dilalui pemudik.</p><p>Sehingga jalan laik dapat terkoneksi mulai dari jalan nasional, propinsi ke jalan kabupaten minimal dengan penambalan sudah dalam kondisi aman dan nyaman saat dilalui pemudik.</p><p>Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha, mengatakan setelah melakukan survei jalur mudik beberapa pekan terakhir, pihaknya berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur agar segera melakukan perbaikan di jalur utama mudik di Cianjur.</p><p>"Kita dorong untuk perbaikan supaya mudik tahun ini aman dan lancar, hasil survei yang sudah dilakukan banyak lubang di jalan kabupaten hingga jalan nasional mulai dari utara hingga wilayah timur Cianjur," katanya.</p><p>Bahkan pihaknya tidak merekomendasikan sejumlah jalur alternatif untuk dilalui pemudik karena kondisi jalan rusak, minim penerangan dan minim rambu serta penunjuk arah seperti jalur Puncak II.</p><p>Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik yang melintas di jalur utama Cianjur, pihaknya mendirikan 15 pos pengamanan (pospam) mulai dari kawasan Puncak Pass hingga pantai selatan Cianjur.</p><p>"Silahkan manfaatkan pospam yang ada untuk mendapat informasi sambil beristirahat, sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman," katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/jalan-rusak-cianjur-diperbaiki-target-tuntas-sebelum-musim-mudik-lebaran-2025_h236XgRkK2.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Antisipasi Bencana, BPBD Cianjur Akan Dirikan Posko di Jalur Mudik Lebaran 2025</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/antisipasi&#45;bencana&#45;bpbd&#45;cianjur&#45;akan&#45;dirikan&#45;posko&#45;di&#45;jalur&#45;mudik&#45;lebaran&#45;2025&#45;9vCh31V4Co/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/antisipasi&#45;bencana&#45;bpbd&#45;cianjur&#45;akan&#45;dirikan&#45;posko&#45;di&#45;jalur&#45;mudik&#45;lebaran&#45;2025&#45;9vCh31V4Co/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 22 Mar 2025 14:00:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan relawan akan melakukan pengawasan dan pelaporan setiap harinya terkait cuaca dan situasi selama mudik Lebaran 2025.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan relawan akan melakukan pengawasan dan pelaporan setiap harinya terkait cuaca dan situasi selama mudik Lebaran 2025.&nbsp;</p><p>Hal itu dilakukan agar dapat diwaspadai pemudik yang melintas di jalur utama Cianjur, termasuk melakukan penanganan cepat ketika terjadi bencana.</p><p>Tak hanya itu, BPBD Kabupaten Cianjur juga akan membangun posko saat libur Hari Raya Idulfitri 1446 H di sejumlah titik sebagai upaya penanganan cepat ketika terjadi bencana terutama di jalur mudik Cianjur.</p><p>Kepala BPBD Cianjur Asep Kusmanawijaya mengatakan posko bersama akan dibangun di Jalan Raya Bandung-Cianjur, tepatnya di perempatan Tugu Pramuka di Kecamatan Karangtengah, dilengkapi dengan personel SAR Cianjur, PMI Cianjur, dan forum relawan Cianjur.</p><p>"Kami juga menyiagakan petugas dan relawan kebencanaan untuk bersiaga menghadapi momen mudik Lebaran Idulfitri di posko Tugu Pramuka, di mana petugas dan relawan akan melakukan pengawasan dan memberikan imbauan," ujarnya dikutip dari <i>antara</i>, Jumat (21/3/2025).</p><p>Pasalnya, ungkap dia, sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah rawan terjadi bencana karena informasi BMKG cuaca ekstrem masih terjadi hingga akhir Maret, sehingga perlu diwaspadai terutama di wilayah selatan Cianjur.</p><p>"Kami juga mendirikan posko di jalur selatan Cianjur tepatnya di Kecamatan Sindangbarang, di mana petugas dan relawan juga bertugas selama libur hari raya di sejumlah obyek wisata terutama wisata pantai," katanya.</p><p>Dia menjelaskan jalur utama mudik Cianjur rawan terjadi bencana alam mulai dari banjir, longsor, dan pohon tumbang mulai dari jalur Puncak hingga Cugenang, Jalan Raya Bandung-Cianjur, jalur Gekbrong dan sebagai besar jalur di wilayah selatan.</p><p>Bencana alam yang mendominasi longsor terutama di jalur selatan mulai dari jalan Raya Campaka hingga Sindangbarang dan Naringgul, sehingga saat terjadi bencana petugas dan relawan di masing-masing posko akan mengimbau pemudik untuk tidak melintas.</p><p>"Koordinasi dengan dinas dan instansi terkait sudah dilakukan seperti PUPR Propinsi dan Kementerian PUPR agar menyiagakan alat berat guna penanganan cepat ketika longsor menutup landasan jalur mudik," katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/antisipasi-bencana-bpbd-cianjur-akan-dirikan-posko-di-jalur-mudik-lebaran-2025_xRWq81f1XB.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>ASN Satpol PP Cianjur Positif Gunakan Narkoba, Kasatpol PP: Nanti BKD yang Menjatuhkan Sanksi</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/asn&#45;satpol&#45;pp&#45;cianjur&#45;positif&#45;gunakan&#45;narkoba&#45;kasatpol&#45;pp&#45;nanti&#45;bkd&#45;yang&#45;menjatuhkan&#45;sanksi&#45;viKenm9S4C/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/asn&#45;satpol&#45;pp&#45;cianjur&#45;positif&#45;gunakan&#45;narkoba&#45;kasatpol&#45;pp&#45;nanti&#45;bkd&#45;yang&#45;menjatuhkan&#45;sanksi&#45;viKenm9S4C/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 22 Mar 2025 12:00:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Jawa Barat berinisial A diketahui positif narkoba jenis sabu setelah dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/3/2025).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Jawa Barat berinisial A diketahui positif narkoba jenis sabu setelah dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur, Jawa Barat, Jumat (21/3/2025).</p><p>A diamankan oleh BNNK Cianjur karena hasil tes urine menunjukan jika dirinya positif menggunakan narkotika jenis sabu-sabu.</p><p>Kepala Satpol PP Kabupaten Cianjur Djoko Purnomo, membenarkan jika pegawainya A positif menggunakan narkoba jenis sabu.&nbsp;</p><p>Djoko menerangkan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait oknum anggotanya yang kerap menggunakan narkoba bahkan di lingkungan tempat kerjanya atau di kantor Satpol PP.</p><p>Pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan BNNK Cianjur untuk melakukan tes urine terhadap pegawai di lingkungan kantor tersebut, namun yang bersangkutan tidak hadir hingga akhirnya membuat janji di luar kantor dan langsung dilakukan pemeriksaan.</p><p>"Hasil tes urine positif mengkonsumsi narkoba dan kami langsung menyerahkan yang bersangkutan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut pada petugas BNNK," katanya dikutip dari antara, Jumat (21/3/2025).</p><p>Sedangkan terkait sanksi, lanjut Djoko, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) karena tersangka merupakan ASN yang menjabat sebagai staf di Satpol PP Cianjur.</p><p>Karena peristiwa tersebut, A dapat terancam sanksi penurunan jabatan hingga pencabutan total jabatan.</p><p>“Nanti BKD yang akan menjatuhkan sanksi, gambarannya penurunan sampai pencabutan total jabatannya, kami berharap tidak ada lagi ASN di lingkungan Satpol PP dan Pemkab Cianjur pada umumnya yang mengkonsumsi narkoba," terangnya.</p><p>Sementara itu, Katim Pencegahan BNNK Cianjur, Arum Sari Kusuma Wardani mengatakan, tes urine yang digelar tersebut atas permintaan Kantor Satpol PP dan Damkar Cianjur, terhadap tersangka A menunjukkan hasil positif narkoba dan obat terlarang.</p><p>“Tersangka positif sabu dan benzo atau mengandung obat terlarang, tersangka mengakui sudah sejak tahun 2016 memakai sabu, baru tiga hari lalu memakai di rumahnya bukan di lingkungan kerja," katanya.</p><p>Saat ini BNNK Cianjur masih melakukan pengembangan terkait kasus ASN tersebut, guna memastikan hanya sebagai pemakai atau menjadi pengedar, ketika ditemukan hal lain kasusnya akan dilimpahkan ke kepolisian.</p><p>“Kalau sebatas pemakai akan disarankan untuk menjalani rehabilitasi kalau terlibat dalam peredaran dan menjual tentunya akan dijerat dengan hukum yang berlaku dan kasusnya dilimpahkan," tuturnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/asn-satpol-pp-cianjur-positif-gunakan-narkoba-kasatpol-pp-nanti-bkd-yang-menjatuhkan-sanksi_G3xqitilyK.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Catat! Ini Daftar Jalur Mudik yang Rawan di Wilayah Cianjur</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/catat&#45;ini&#45;daftar&#45;jalur&#45;mudik&#45;yang&#45;rawan&#45;di&#45;wilayah&#45;cianjur&#45;pTly6UAShO/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/catat&#45;ini&#45;daftar&#45;jalur&#45;mudik&#45;yang&#45;rawan&#45;di&#45;wilayah&#45;cianjur&#45;pTly6UAShO/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 21 Mar 2025 12:24:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yongky Dilatha memaparkan sejumlah jalur mudik di Kabupaten Cianjur yang dinilai rawan untuk dilewati.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yongky Dilatha memaparkan sejumlah jalur mudik di Kabupaten Cianjur yang dinilai rawan untuk dilewati.&nbsp;</p><p>Kapolres juga mengatakan jika pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan sehingga bisa dilalui para pemudik Lebaran 2025.</p><p>Sebelumnya, Polres Cianjur telah memetakan sejumlah jalur mudik Lebaran 2025 yang berpotensi mengalami bencana alam akibat curah hujan yang masih tinggi hingga akhir Maret.&nbsp;</p><p>Para pemudik diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur-jalur tersebut.</p><p>Berikut daftar jalur musik Cianjur yang rawan bencana menurut Polres Cianjur:</p><p><strong>Jalur Puncak dan Gekbrong</strong></p><p>Kapolres Cianjur mengingatkan pemudik untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur rawan kecelakaan, seperti Jalur Puncak dan Jalur Gekbrong.&nbsp;</p><p>Menurutnya, di jalur itu telah disediakan jalur penyelamatan untuk mengantisipasi kejadian tak terduga, seperti rem blong.</p><p>“Ketika terjadi rem blong dapat segera mengalihkan laju kendaraan ke jalur penyelamat yang terdapat di dua titik Puncak dan Gekbrong, kami mengimbau pemudik sebelum berangkat memastikan kondisi kendaraan laik jalan agar selamat sampai tujuan," ujar Yongky, dikutip dari <i>Tempo</i>, Kamis (20/3/2025).</p><p><strong>Kawasan Puncak hingga Cugenang</strong></p><p>Beberapa jalur mudik lain yang berisiko tinggi mengalami bencana alam, meliputi kawasan Puncak hingga Cugenang serta sebagian besar jalur utama menuju wilayah selatan Cianjur, termasuk Campaka, Naringgul, dan Agrabinta.&nbsp;</p><p>Untuk itu, Polres Cianjur telah menjalin kerja sama dengan berbagai instansi guna mempercepat penanganan jika terjadi bencana, khususnya tanah longsor yang dapat menghambat jalur mudik di daerah selatan.</p><p><strong>Jalur Utama Cianjur</strong></p><p>Sementara itu, Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Hardian Andrianto, menyebutkan bahwa selain menjadi jalur utama pemudik yang menuju berbagai kecamatan di selatan, jalur utama Cianjur juga menjadi rute favorit bagi pemudik dengan tujuan Bandung, Garut, dan Tasikmalaya.&nbsp;</p><p>Jalur ini banyak dilalui oleh pengendara sepeda motor, sehingga tingkat kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama di tiga titik rawan kecelakaan, yaitu Jalur Bangbayang di perbatasan Cianjur-Sukabumi, Jalur Puncak hingga Cugenang, dan Jalan Raya Bandung.</p><p>"Jalur Bangbayang-Gekbrong dan Jalur Puncak rawan terjadi kecelakaan karena kondisi jalan menurun dan menikung tajam, sedangkan Jalan Raya Bandung kontur jalan lurus panjang, sehingga membuat pengendara membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi," ucap Hardian.</p><p>Untuk mengurangi risiko kecelakaan, kata dia, pihaknya akan menambah rambu-rambu peringatan di sepanjang jalur tersebut, termasuk rambu-rambu penanda daerah rawan bencana.&nbsp;</p><p>"Petugas juga akan disiagakan di beberapa titik rawan untuk mengingatkan pemudik agar tetap waspada dan berhati-hati saat melintas," ujarnya.</p><p><strong>Jalur Puncak II Tidak Direkomendasikan</strong></p><p>Dalam kesempatan lain, AKP Hardian Andrianto menyampaikan bahwa Polres Cianjur tidak menyarankan penggunaan Jalur Puncak II sebagai rute alternatif saat mudik Lebaran 2025.&nbsp;</p><p>Hal ini disebabkan oleh kondisi jalan yang masih banyak mengalami kerusakan serta minimnya rambu lalu lintas dan lampu penerangan.</p><p>Menjelang arus mudik, pihaknya telah melakukan survei terhadap sejumlah jalur alternatif di berbagai wilayah, mulai dari jalur utara, timur, hingga rute yang menghubungkan ke wilayah selatan.</p><p>"Jalur Puncak II yang sudah terlebih dahulu disurvei tidak direkomendasikan untuk jalur alternatif saat mudik karena berbagai pertimbangan, termasuk masih banyak jalan yang rusak, ruas jalan sempit, serta terdapat titik rawan longsor," terang Hardian.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/catat-ini-daftar-jalur-mudik-yang-rawan-di-wilayah-cianjur_njSmQeOjrV.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ribuan Kendaraan Dinas Pemkab Cianjur Nunggak Pajak, Bupati: Kami Baru Mengetahui Datanya</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/ribuan&#45;kendaraan&#45;dinas&#45;pemkab&#45;cianjur&#45;nunggak&#45;pajak&#45;bupati&#45;kami&#45;baru&#45;mengetahui&#45;datanya&#45;e8dP0pAN2E/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/ribuan&#45;kendaraan&#45;dinas&#45;pemkab&#45;cianjur&#45;nunggak&#45;pajak&#45;bupati&#45;kami&#45;baru&#45;mengetahui&#45;datanya&#45;e8dP0pAN2E/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 21 Mar 2025 12:00:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Sebanyak 1.000 kendaraan dinas yang digunakan oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menunggak pajak.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Sebanyak 1.000 kendaraan dinas yang digunakan oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menunggak pajak.</p><p>Ribuan kendaraan tersebut, terdiri dari sepeda motor, mobil, truk, dan bus, diketahui tidak melakukan daftar ulang (KTMDU) dengan pelat merah.&nbsp;</p><p>Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Samsat Cianjur telah berupaya menagih tunggakan tersebut. Namun, hingga saat ini, masih ada ribuan kendaraan yang belum menyelesaikan kewajibannya.</p><p>Menanggapi hal tersebut, Bupati Cianjur, Wahyu Ferdian, meminta maaf atas tunggakan pajak ribuan kendaraan dinas Pemkab Cianjur. Ia berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan ini.&nbsp;</p><p>“Kami baru mengetahui dan baru menerima datanya. Saya, sebagai bupati, meminta maaf atas tunggakan pajak kendaraan dinas ini, dan kami akan segera menyelesaikannya,” ujar Wahyu dikutip dari <i>Kompas</i>, Kamis (20/3/2025).&nbsp;</p><p>Wahyu mengaku tidak mengetahui penyebab adanya tunggakan yang terjadi sebelum ia menjabat.</p><p>Namun, ia menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan kewajiban tersebut.&nbsp;</p><p>"Pemerintah harus memberi contoh kepada masyarakat tentang bagaimana kita bisa taat pajak. Semua akan segera diselesaikan hingga tuntas," katanya.</p><p>Melalui momentum program pemutihan denda dan pokok pajak kendaraan yang mulai diberlakukan, Wahyu menegaskan bahwa tidak akan ada lagi kendaraan dinas yang menunggak pajak.&nbsp;</p><p>“Kita harus adil. Warga membayar pajak, maka kita harus memberikan contoh. Akan kita tuntaskan semuanya, harus,” imbuhnya.&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/ribuan-kendaraan-dinas-pemkab-cianjur-nunggak-pajak-bupati-kami-baru-mengetahui-datanya_NlVylQz3am.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mendekati Mudik Lebaran, Polres Cianjur Gelar Ramp Check Kendaraan</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/mendekati&#45;mudik&#45;lebaran&#45;polres&#45;cianjur&#45;gelar&#45;ramp&#45;check&#45;kendaraan&#45;J1ujdLEq11/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/mendekati&#45;mudik&#45;lebaran&#45;polres&#45;cianjur&#45;gelar&#45;ramp&#45;check&#45;kendaraan&#45;J1ujdLEq11/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 20 Mar 2025 12:24:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yongky Dilatha mengatakan jika pihaknya beersama Dinas Perhubungan (Dishub) Cianjur menggelar ramp check untuk memastikan kendaraan umum terutama bus yang beroperasi menjelang mudik laik jalan dan sopir dalam kondisi prima guna menghindari hal yang tidak diinginkan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yongky Dilatha mengatakan jika pihaknya beersama Dinas Perhubungan (Dishub) Cianjur menggelar ramp check untuk memastikan kendaraan umum terutama bus yang beroperasi menjelang mudik laik jalan dan sopir dalam kondisi prima guna menghindari hal yang tidak diinginkan.</p><p>"Ramp chek akan terus digelar menjelang musim mudik Lebaran termasuk kendaraan umum jenis truk yang melintas di wilayah hukum Cianjur, ketika terdapat kendaraan tidak laik akan dipulangkan," ujarnya dikutip dari <i>antaranews</i>, Rabu (19/3/2025).</p><p>Yongky juga menerangkan, pemeriksaan kendaraan akan lebih digencarkan beberapa hari menjelang musim mudik lebaran di sejumlah titik mulai dari terminal hingga jalur utama yang banyak dilalui kendaraan umum termasuk truk guna mengantisipasi hal tidak diinginkan termasuk kecelakaan tunggal.</p><p>Pengemudi diminta untuk memastikan kendaraan yang dikemudikan dalam kondisi laik jalan dan memastikan kondisi kesehatan prima sebelum melakukan perjalanan, serta rutin melakukan pemeriksaan kendaraan saat dalam perjalanan.</p><p>"Pemeriksaan kendaraan mencakup seluruh panel yang ada berfungsi dengan baik mulai dari rem, lampu-lampu sampai dengan kondisi ban masih laik pakai, ini harus menjadi patokan sopir sebelum melakukan perjalanan," katanya.</p><p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Cianjur Tedi Artiawan, mengatakan pemeriksaan kendaraan rutin dilakukan di Terminal Pasirhayam Cianjur, guna memastikan kendaraan mudik yang membawa pemudik laik jalan dan sopir dalam kondisi prima.</p><p>Sehingga setiap menggelar pemeriksaan kendaraan atau ramp check pihaknya bersama Dinas Kesehatan Cianjur sekaligus melakukan pemeriksaan kesehatan para sopir, ketika didapati dalam kondisi sakit atau kurang istirahat pihaknya memberikan rekomendasi.</p><p>"Kita periksa kendaraan-nya sekaligus kita periksa kesehatan sopir-nya, dimana rata-rata kondisinya prima, sehingga laik untuk mengantarkan pemudik selamat sampai tujuan, kegiatan yang sama akan digelar secara rutin menjelang musim mudik," tuturnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/mendekati-mudik-lebaran-polres-cianjur-gelar-ramp-check-kendaraan_zakxx4n8w7.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Aksi Heroik Warga Cianjur Gagalkan Pencurian Motor Bersenjata Api</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/aksi&#45;heroik&#45;warga&#45;cianjur&#45;gagalkan&#45;pencurian&#45;motor&#45;bersenjata&#45;api&#45;yB44cs9ahp/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/aksi&#45;heroik&#45;warga&#45;cianjur&#45;gagalkan&#45;pencurian&#45;motor&#45;bersenjata&#45;api&#45;yB44cs9ahp/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 20 Mar 2025 12:00:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Sejumlah warga berhasil menggagalkan aksi pencurian bermotor yang terjadi di Jalan Raya Bandung, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (18/3/2025).&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Sejumlah warga berhasil menggagalkan aksi pencurian bermotor yang terjadi di Jalan Raya Bandung, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (18/3/2025).&nbsp;</p><p>Pelaku pencurian yang berjumlah dua orang tersebut tak berdaya menahan amukan massa, walaupun salah satu pelaku kedapatan membawa senjata api.</p><p>Mucklis (44) warga setempat mengatakan, aksi kedua pelaku curnmor tersebut diketahui, setelah pemilik motor mencurigai gerak gerik kedua pelaku.</p><p>Namun saat kedua pelaku kedua pelaku berhasil menjebol kunci, pemilik motor langsung meneriakinya.</p><p>&nbsp;"Adanya teriakan itu, saya, warga sekitar dan pengguna motor yang melintasi Jalan Raya Bandung langsung berusaha menolong korban, dan menangkap pelaku," katanya dikutip dari <i>Tribunnews</i>, Rabu (19/3/2025).&nbsp;</p><p>Bahkan lanjut dia, satu dari dua pelaku sempat meletuskan senjata api yang dibawanya untuk melarikan diri. Namun berhasil ditangkap dan dihakimi warga.&nbsp;</p><p>&nbsp;"Warga yang geram dengan aksi curanmor pelaku. Namun 1 rekan pelaku berhasil melarikan diri, dan satu lainya dihajar masa hingga tidak sadarkan diri, beruntung polisi datang, dan membawanya ke rumah sakit," ujarnya.</p><p>Sementara itu, Kapolsek Sukaluyu, AKP Akhmad Tri Lesmana, membenarkan insiden tersebut yang terjadi sekitar pukul 09.20 WIB.&nbsp;</p><p>Saat kondisi di sekitar lokasi sepi, pelaku berusaha mencuri sepeda motor milik seorang pekerja PT Aurora yang diparkir di depan toko sembako dan berhasil membobol kunci kendaraan tersebut.</p><p>“Korban adalah salah satu karyawan PT Aurora. Ketika pelaku berusaha membawa kabur motor, korban berteriak dan menarik perhatian rekan-rekannya. Karyawan lain pun langsung membantu mengejar pelaku,” ungkap Akhmad.</p><p>Namun, ketika pelaku hendak diamankan warga, tiba-tiba ia mengeluarkan senjata api rakitan dan mencoba menembak.</p><p>“Beruntung senjata tersebut macet, sehingga tidak sempat melepaskan tembakan,” terang Akhmad.</p><p>Saat ini, lanjut Akhmad, pihak kepolisian masih menyelidiki jenis senjata api yang digunakan pelaku.&nbsp;</p><p>“Kami masih menyelidiki apakah senjata tersebut asli atau rakitan, namun yang jelas ada pelurunya,” ungkapnya.</p><p>Akhmad juga menambahkan, terduga pelaku masih menjalani perawatan di RSUD Cianjur dalam keadaan tidak sadarkan diri.</p><p>“Pelaku utama berhasil diamankan, sementara satu orang lainnya yang diduga berperan sebagai joki berhasil melarikan diri,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/aksi-heroik-warga-cianjur-gagalkan-pencurian-motor-bersenjata-api_Dy8hQTq428.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Waspada! Jalur Mudik Cianjur Masih Banyak yang Berlubang</title>
                <link>https://cianjur.wahananews.co/utama/waspada&#45;jalur&#45;mudik&#45;cianjur&#45;masih&#45;banyak&#45;yang&#45;berlubang&#45;Y4JJZkRnv4/0</link>
                <comments>https://cianjur.wahananews.co/utama/waspada&#45;jalur&#45;mudik&#45;cianjur&#45;masih&#45;banyak&#45;yang&#45;berlubang&#45;Y4JJZkRnv4/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 19 Mar 2025 12:00:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sandy Obay]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[WAHANANEWS.CO, CIANJUR &#45; Sejumlah ruas jalan nasional penghubung tiga kabupaten di Cianjur, Jawa Barat masih memprihatinkan jelang mudik Lebaran 2025 ini.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WAHANANEWS.CO, CIANJUR</strong> - Sejumlah ruas jalan nasional penghubung tiga kabupaten di Cianjur, Jawa Barat masih memprihatinkan jelang mudik Lebaran 2025 ini.</p><p>Dimana jalan tersebut diketahui masih banyak lubang yang membahayakan para pengguna kendaraan bermotor, khususnya roda dua.</p><p>Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur Tedi Artiawan mengatakan, Kerusakan parah terlihat di ruas Jalan Lingkar Timur, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur.&nbsp;</p><p>Jalur nasional ini menjadi penghubung antara Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Bandung Barat. Kondisi jalan yang rusak dan berlubang dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan para pemudik.&nbsp;</p><p>Tedi juga menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait perbaikan jalan. Namun, hingga kini belum ada tindakan konkret yang dilakukan.&nbsp;</p><p>"Kita sudah beberapa kali berkoordinasi, sudah diberitahu pakai surat. Setelah ini, insyaallah akan ditindaklanjuti," ujar Tedi dikutip dari <i>Metrotvnews</i>, Selasa (18/3/2025).</p><p>Tak hanya itu, pemudik yang melintasi jalur nasional Pantura Semarang-Demak diimbau waspada terhadap potensi banjir rob yang diprediksi meningkat mendekati Lebaran.&nbsp;</p><p>Di sisi lain, pemudik yang melewati jalur Pantura Semarang-Demak, Jawa Tengah, diimbau untuk mewaspadai potensi banjir rob.&nbsp;</p><p>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi banjir rob akan terjadi pada periode 22-27 Maret 2025. Titik rawan banjir rob berada di Kecamatan Sayung dan Kecamatan Karang Tengah.&nbsp;</p><p>Kementerian Perhubungan memprediksi pergerakan pemudik mulai meningkat sejak 21 Maret 2025. Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi menyatakan pihaknya bersama Polri telah menetapkan sejumlah titik pantau di lokasi rawan kemacetan, termasuk di ruas Cikampek Utama, Pelabuhan Merak, hingga berbagai jalur arteri.&nbsp;</p><p>"Kita koordinasi angkutan Lebaran, pelaksanaannya kan akan sebentar lagi. Kami perkirakan pergerakan akan dimulai Jumat, 21 Maret, meskipun pemberlakuan resmi mulai tanggal 24. Kami mengumpulkan para stakeholder untuk mempersiapkan segala sesuatunya secara matang," kata Dudi.&nbsp;</p><p>Pergerakan masyarakat pada musim mudik Lebaran 2025 ini diperkirakan mencapai 146,48 juta jiwa. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran, yakni 28 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan pada H+5 atau 6 April 2025.&nbsp;</p><p>Para pemudik diimbau untuk memeriksa kondisi kendaraan dan memantau informasi terkini terkait jalur yang akan dilalui. Hal ini guna menghindari potensi kecelakaan atau hambatan perjalanan selama mudik Lebaran tahun ini.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032025/waspada-jalur-mudik-cianjur-masih-banyak-yang-berlubang_ul3vN28eb0.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->