WAHANANEWS.CO, CIANJUR - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Asep Kusmanawijaya, mengatakan gempa berkekuatan 4.8 magnitudo yang dirasakan di wilayah Cianjur Selatan, diketahui terpusat di Kabupaten Sukabumi pada koordinat 7.38 LS, 107.10 BT.
Asep juga memaparkan jika pihaknya telah menurunkan petugas untuk melakukan pendataan terkait kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Selasa (18/3/2025).
Baca Juga:
Guncangan Terasa hingga Malaysia, Dampak Gempa Taput dan Madina Meluas
"Kami sudah mengirim petugas dan melibatkan Relawan Tangguh Bencana (Retana) untuk melakukan pendataan terkait kerusakan yang disebabkan dua kali gempa menjelang berbuka puasa dirasakan di Kecamatan Sindangbarang, Pasirkuda, Sukanagara dan Campakamulya," ujarnya dikutip dari antaranews, Rabu (19/3/2025).
Data sementara tidak ada kerusakan yang disebabkan gempa tersebut, namun warga sempat panik berhamburan ke luar rumah karena getaran yang cukup kencang terjadi saat menjelang berbuka puasa di sejumlah kecamatan di wilayah selatan.
Pihaknya mengimbau warga tetap waspada dan tidak panik, ketika merasakan gempa segera mencari tempat aman di luar rumah selama beberapa menit sebelum kembali ke dalam guna menghindari hal tidak diinginkan saat gempa susulan terjadi.
Baca Juga:
Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Tapanuli Utara, Mandailing Natal Juga Bergetar
"Untuk pastinya kami masih menunggu hasil pendataan petugas dan relawan, namun kami imbau warga untuk waspada dan tidak panik," katanya.
Informasi dihimpun, gempa 4.8 magnitudo yang terpusat di Kabupaten Sukabumi sempat membuat panik warga di Kecamatan Sindangbarang yang merasakan getaran cukup kencang menjelang berbuka puasa, sehingga warga berhamburan ke luar rumah.
Bahkan selama belasan menit setelah berbuka, sebagian besar warga bertahan di luar rumah karena beberapa kali getaran atau gempa susulan dirasakan cukup kencang.